oleh

Keluarga Korban Sespri Prabowo Subianto, Dibiayai Partai Gerindra

Wakil Ketua DPRD Sulut dari partai gerindra Wenny Lumentut saat melayat kerumah duka (foto: Ika)

 

TOMOHON- Fernando Allan Josua Wowor, warga Kelurahan Talete 1 Kecamatan Tomohon Tengah, tewas karena ditembak oleh oknum Anggota Bromob di parkiran Lipps Bogor, Sabtu (20/1/18) malam dan mayat dari Alm Fernando di bawah ke tempat kelahirannya yang ada di Tomohon pada  Minggu (21/01/18).

 

Dari beberapa keluarga yang mengenal korban alm Fernando di kenal sangat baik dan selalu berorganisasi dengan warga apabila dia pulang ke Tomohon “Fernando sudah 8 tahun menjadi salah satu Sekretaris Pribadi (Sespri) Prabowo Subianto.

 

Sebenarnya di minggu terakhir bulan Januari 2018, akan pulang ke kampung di Kelurahan Talete I.Fernando sengaja tidak pulang saat Natal, rencananya akan pulang minggu depan, karena akan menjadi orang tua baptis di salah satu anak keluarga kami, tidak disangka musibah ini dialami oleh keluarga kami,” ungkap keluarga korban

 

Fernando anak tertua dari 5 bersaudara yang tanggal 1 Desember 2017 genap berusia 25 tahun. Merupakan salah satu anak yang menjadi kebanggan keluarga,” kami serahkan seluruhnya kejadian ini pada proses hukum,”tutur keluarga korban.

Baca Juga: Wawali SAS Hadiri Pemakaman Alm Fernando Wowor

Eddy Prabowo sebagai wakil Ketua Umum Partai Gerindra yang turut hadir dalam acara pemakaman dari Fernando ini, yang di perintahkan langsung oleh ketua DPP Gerindra Prabowo subianto memberikan penghormatan terakhir dan mengatakan bahwa sesuai instruksi Ketua DPP Gerindra Prabowo Subianto, akan membiayai semua kebutuhan keluarga, termasuk pendidikan dari adik-adik korban sampai ke perguruan tinggi.

 

“Fernando di kenal dengan Orangnya yang sangat baik dan merupakan ajudan serta tim khusus (Timsus) Pak Perbowo. Fernando tidak pernah ada persoalan, orangnya sangat baik. Anda pukul saja dia tidak akan balas Apa lagi kalau dia memulai. Dalam kondisi ini kami tidak akan menyalahkan. Bagaimanapun juga itu sesama anak muda. Kita mau ini semua diurus sebaik-baiknya,” tutur Prabowo.

 

Lanjut Prabowo, polisi tidak usah khawatir.” Kami juga sadar posisi kita. Kita tidak ada macem-macem. Pak Ketum Prabowo meminta kita untuk menahan diri dan jangan terpancing. Karena, bagaimana pun juga kelakuan anak muda kita harus pahami itu. Tapi kami mau ada keadilan dan di adili dengan baik,” tegas Ketua Komisi IV DPR RI ini.

 

Begitu juga dengan Wakil Ketua DPRD Sulut Wenny Lumentut yang turut hadir serta memberikan penghormatan terakhir kepada korban Fernando, mengakui melihat bagaimana keluarga korban sangat terpukul dengan yang di alama saat ini, karena Fernando merupakan tulang punggung keluarga.

 

“turut berdukacita. Berharap keluarga tetap kuat dengan musibah yang dialami. Dan biarlah kasus ini diusut sampai tuntas,” pungkas Lumentut

 

(Ika)

News Feed