oleh

Rapat Koordinasi Kecamatan Kema

Camat Vilma Anthonie Pimpin Rakor Kecamatan Kema

 

Minut – Pemerintah Kecamatan Kema di bawah kepemimpinan Camat Vilma Anthonie SH MH menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Pemerintah Desa yang ada di Kecamatan Kema, yang diselenggarakan di Villa Vanilla Mangket Beach, Desa Makalisung, Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara pada Rabu, 05 Mei 2021.

Rapat Koordinasi rutin yang biasanya digelar dua kali dalam sebulan, tapi dikarenakan kondisi pandemi Covid-19, kini Rapat Koordinasi dilaksanakan satu kali dalam sebulan dengan ketat menerapkan protokol kesehatan.

Pemerintah Desa Waleo Dua Dibawah kepemimpinan Luisa Makalew menjadi Tuan Rumah Rakor Kecamatan Kema

 

Camat Vilma Anthonie memimpin rapat koordinasi bersama para Hukum Tua dan Perangkat Desa yang ada di Kecamatan Kema, Pendamping Desa, Wakapolsek Kema Jan Tangkudung dan Perwakilan Puskesmas Kema Fransiska Melodi.

“Rapat Koordinasi bertujuan untuk meningkatkan kerja sama antar institusi Pemerintah se-Kecamatan Kema, agar tercipta suatu sinergi dalam penyelenggaraan Pemerintahan, khususnya di Kecamatan Kema, juga dalam rangka untuk meningkatkan penyelenggaraan Pemerintahan Kabupaten Minahasa Utara di bawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda SE dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung SH MH, dalam mewujudkan visi dan misi JG-KWL untuk menjadikan Kabupaten Minahasa Utara yang lebih hebat.

Disamping itu, agenda rapat juga membahas berbagai permasalahan terkait penyelenggaraan Pemerintahan di Kecamatan Kema, dalam rangka mencari solusi atas berbagai permasalahan yang terjadi dilingkungan kerja masing-masing badan dan institusi Pemerintahan se-Kecamatan Kema”, tutur Camat Vilma Anthonie SH MH.

Lanjutnya, “Pertama, seluruh Pemerintah Desa yang ada di Kecamatan Kema siap menyelenggarakan pelayanan kepada masyarakat dengan No Pungli No Gratifikasi. Artinya, pelayanan bebas pungutan liar.

Yang Kedua, Penanganan Covid-19, dengan mengaktifkan kembali pos sistem keamanan lingkungan (siskamling) dan Posko Covid-19 Desa Tangguh, juga tidak bosan-bosan mengingat kepada masyarakat untuk tetap patuhi protokol kesehatan.

Selanjutnya, utamakan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat dengan bekerja secara profesional, penuh tanggung jawab, sesuai tupoksi perangkat desa”, tutur Camat Vilma Anthonie SH MH.

Lanjut dikatakannya, “Garis Pemerintah, Koordinasi Berjenjang. Tidak ada hukum tua semena-mena terhadap perangkat Desa. Semua sesuai aturan, lisan, berjenjang dan tertulis. Dituntut kinerja sesuai aturan yang berlaku.

Selanjutnya, penanganan Stunting dan pelaksanaan program kebersihan JG-KWL juga Pengelolaan Dana Desa yang programnya harus mengena kepada kesejahteraan masyarakat”, ujarnya.

Camat Vilma mengingatkan kepada Hukum Tua dalam pengelolaan Dana Desa, agar programnya mengena kepada kesejahteraan masyarakat dan bagi Hukum Tua yang sudah mencairkan Dana Desanya agar cepat-cepat di gunakan untuk peruntukannya.

Lanjut dikatakannya, “Menjadi catatan bagi hukum Tua agar tidak melakukan tindakan yang semena-mena kepada bawahannya. Kalau ada bawahan yang salah di kasih peringatan sesuai dengan aturan yang ada.

Begitu pun Laporan Data, secepatnya diselesaikan; juga tindak lanjut rumah tidak layak huni, tetap diupayakan dan ditindaklanjuti; Bantuan UMKM BPUM untuk bantuan usaha masyarakat perlu diperhatikan; dan persiapan
Pemilihan Hukum Tua definitif juga pelaksanaan Program JG-KWL yang terus dilaksanakan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat”, ujar Camat Vilma Anthonie SH MH.

“Jelang Hari Raya Idul Fitri di tengah pandemi Covid-19 ini, masyarakat dilarang mudik untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Begitu pun pelaksanaan Shalat Ied, umat non muslim menjaga, memberikan rasa aman dan nyaman dalam pelaksanaannya, pelihara terus kerukunan antar umat beragama dan jangan bosan-bosan mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap patuhi aturan Pemerintah dengan disiplin terapkan 5M untuk mencegah penyebaran Covid-19″, ujar Camat Vilma Anthonie SH MH.

enol

News Feed