Bayi Kembar Joana dan Jofelin Senang Terima Bingkisan Dari KASAD TNI AD Jenderal Dudung Abdurachman

Minahasa124 Dilihat

Minahasa, – Sebagai wujud perhatian dan kepedulian Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Dudung Abdurachman terhadap anak buah dan keluarganya, pihaknya memberikan tali asi kepada Joana dan Jofelin bayi kembar siam pasca operasi di RSUP Kandou Kota Manado beberapa waktu lalu. Bingkisan dari KASAD tersebut diserahkan langsung oleh Komandan Korem 131/Santiago, Brigjen TNI Mukhlis didampingi Kolonel Inf Bram Pramudia (Kasiintel), Kolonel Arm Sutikno (Kasipers), Kolonel Czi Agung Isa Rachman (Kasilog) dan Letkol Ircham Effendy (Dandim 1302/Minahasa), Jumat (13/05/2022) di kediaman bayi kembar Joana Lumowa dan Jofelin Lumowa anak dari Serda Fredrik.

Sejumlah bingkisan tampak diturunkan dari dalam Kendaraan Dinas milik Danrem.

“Ini ada titipan bingkisan dari bapak Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Dudung Abdurachman untuk cucu  tercinta Joana dan Jofelin,” kata Danrem Mukhlis sambil menyerahkan bingkisan tersebut.

Saat bingkisan di buka bayi kembar Joana dan Jofelin langsung melompat kegirangan.

Bingkisan yang diberikan merupakan mainan dan makanan.

Danrem Mukhlis mengatakan bahwa, dirinya secara pribadi sangat terharu dan bersyukur melihat kondisi Joana dan Jofelin yang sudah membaik dan sudah bisa beraktifitas secara mandiri.

“Jujur saya sangat bahagia melihat kondisi Joana dan Jofelin yang saat ini sangat berbeda jauh sebelum dilakukan operasi pemisahan,” ucap Danrem

“Apa lagi sudah bisa bermain layaknya anak-anak yang lain,” tambah Danrem

Lebih lanjut Danrem mengucapkan banyak terima kasih kepada Kasad dan Pangdam XIII/Merdeka yang telah memberikan dukungan sepenuhnya kepada bayi kembar Joana dan Jofelin. Serta kepada 30 orang dokter dan 40 orang Tim medis yang sama-sama telah berjuang memisahkan bayi kembar siam ini lewat operasi.

Diketahui sebelumnya Fredrik Lumowa yang merupakan anggota Kodim 1302/Minahasa memiliki bayi kembar siam bernama Joana dan Jofelin Lumowa yang selama dua tahun empat bulan dalam kondisi dempet dan atas inisiatif Pangdam XIII/Merdeka dicarikan solusi pemecahannya  melalui operasi pemisahan sehingga dapat terealisasi pada 21 April 2022 lalu dan dinyatakan berhasil pelaksanaan operinya, tentunya ini semua berkat dari dukungan semua pihak terlebih khusus pihak Management RSUP Kandou.

Sebelumnya saat kunjungan Bapak Kasad ke Kodam XIII/Merdeka, kondisi Joana dan Jofelin saat  belum dioperasi dilaporkan oleh  Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Alfret Denny Tuejeh kepada Kasad Jenderal Dudung hal tersebut  langsung diresfon  oleh Kasad dan  siap membantu operasi pemisahan kedua balita tersebut.

Selanjutnya pelaksanaan operasi pemisahan Joana dan Jofelin dilakukan oleh Tim Dokter RSUP Prof. Kandouw Manado bekerja sama dengan Tim Dokter dari RSPAD Gatot Soebroto pada 21 April 2022 dan dinyatakan berhasil dengan baik.