Search
Jumat 19 April 2019
  • :
  • :

30 Orang Siswa – Siswi SMK N 1 Tenga, Siap Ikut UNBK Mandiri

Kepala sekolah SMK N 1 Tenga di Kabupaten Minahasa Selatan Dr.Hendriek Pelle M.Pd.

MINSEL – Dalam rangka menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer(UNBK) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK),yang akan digelar serentak pada bulan Maret nanti, SMK N 1 Tenga yang dipimpin Kepala Sekolah (Kepsek) Drs. Hendriek Pelle M.Pd sudah benar – benar siap untuk mengikuti pelaksanaan UNBK mandiri yang sudah didepan mata.

Diketahui sekolah ini baru saja mengalami kebakaran, dan api sempat menghanguskan sebagian ruangan tepat diruangan Kepsek sampai dengan ruang guru. Berkat kegigihan sang Kepsek ahirnya masalah untuk memperbaiki bagian ruangan yang rusak bisa teratasi dengan swadaya sekolah serta inisyative Kepala sekolah hingga bisa difungsikan kemabali seperti sedia kala.

Kepsek SMKN 1 Tenga Hendiek Pelle yang berhasil ditemui media ini diruang kerjanya Senin (11/2/2019), menjelaskan kalau sekolah yang dipimpinnya untuk kelas 12 sudah berhasil melewati vase demi vase, untuk menghadapi UNBK ini sekolah kami sudah siap melaksanakan dengan mandiri walaupun masih ada keterbatasan sarana dan prasarana namun pihak sekolah tetap berusaha untuk melengkapi.

“Untuk UNBK nanti sekolah kami sudah siap dengan pelaksanaan mandiri dengan akan diikuti 30 orang siswa – siswi kelas 12, walaupun masih dengan keterbatasan sarana dan prasarana.Harapan saya sebagai Kepala sekolah semogah adik – adik kelas 12 bisa memperoleh nilai yang baik pada pelaksanaan UNBK nanti.”ungkap Kepsek Henriek Pelle.

Lanjut dia, sekolah yang dipimpinnya ini sudah melaksanakan bimbingan belajar yang sudah dimulai sejak bulan Januari, dan semuanya itu bisa berjalan baik berkat dukungan orang tua siswa yang sudah turut berperan.

“Sebagai pesan untuk orang tua siswa yang akan mengikuti UNBK, semogah bisa mengawasi anak – anaknya terkait bagaimana menjaga kesehatan serta disiplin belajar sampai pada pelaksanaan ujian nanti.”imbuh Kepsek Pelle.

Sekolah SMK M 1 Tenga juga masih sangat membutuhkan bantuan, dari Kementerian pendidikan melalui Dinas Pendidikan Provinsi untuk penambahan server serta perangkat komputer.

(Hezky Liando)




error: Content is protected !!