Search
Kamis 13 Agustus 2020
  • :
  • :

Bertambah 5, Konfirmasi Positif di Tomohon Capai 218 Kasus

Yelly Potuh, SS

 

TOMOHON – Kasus Konfirmasi Positif di Kota Tomohon kembali bertambah 5 kasus baru, sehingga total jumlah Kasus Konfirmasi Positif  sampai hari ini tercatat sebanyak 218 kasus sebelumnya 213 kasus yang tersebar di semua Kecamatan yang ada di Kota Tomohon.

 

“Ini berdasarkan informasi dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) covid-19 Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang telah diverifikasi oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 Pemerintah Kota Tomohon,” kata Yelly Potuh, SS juru bicara GTPP – covid-19 Tomohon melalui rilis resmi, Kamis (30/07/20).

 

Lanjut kata Potuh, rinciannya terdiri dari 13 orang sedang dirawat di RS, 80 orang sedang dirawat mandiri di rumah, 116 orang sembuh selesai isolasi, dan 9 orang meninggal dunia. Pasien yang sudah dinyatakan sembuh, masih harus menjalani isolasi mandiri minimal 14 hari.

 

“Dan seperti sebelumnya, Gugus Tugas akan melakukan penyemprotan disinfektan terhadap rumah tempat tinggal dan lingkungan sekitar rumah dari pasien Terkonfirmasi Positif yang baru, melalui koordinasi dengan pemerintah sempat,” terangnya.

 

Untuk itu lanjutnya, Gugus Tugas melalui Dinas Kesehatan Daerah Kota Tomohon akan terus melakukan proses tracking bagi mereka yang terdata sebagai Kontak Erat, yaitu mereka yang memiliki riwayat kontak dengan Kasus Probable atau Kasus Konfirmasi Positif.

 

“Kepada masyarakat yang telah dan akan dihubungi oleh pihak Dinas Kesehatan, kiranya dapat bersikap kooperatif / bekerja sama dengan baik untuk mengikuti semua prosedur dan protokol yang telah ditetapkan, demi kebaikan kita bersama,” harapnya.

 

Untuk Kasus Suspek, kata Potuh, bertambah 5 kasus baru, sehingga total jumlah Kasus Suspek di Kota Tomohon kini tercatat sebanyak 23 kasus (sebelumnya 18 kasus).

 

Perlu disampaikan kepada masyarakat Kota Tomohon bahwa status seorang pasien sebagai Suspek berdasarkan diagnosis awal belum berarti yang bersangkutan Positif COVID-19, namun sebagai upaya pencegahan maka pasien tetap ditangani sesuai protokol COVID-19 sebelum diterimanya hasil Swab Test.

 

“Kita selalu berharap hasil Swab Test pasien adalah Negatif, namun jika pun hasilnya Terkonfirmasi Positif maka pasien sudah ditangani sesuai protokol yang berlaku,” pungkasnya. (redaksi)

 

                         (Update data sampai dengan Rabu, 29 Juli 2020 Pukul 22.00 WITA)