Search
Sabtu 15 Agustus 2020
  • :
  • :

Bertambah 5, Total Positif Covid-19 di Tomohon 70 Orang

Yelly Potuh, (kanan) Juru bica gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kota Tomohon

 

 

TOMOHON – Pemkot Tomohon melalui tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kota Tomohon kembali merilis data terbaru terkait penyebaran covid-19 di Kota Tomohon. (Data sampai dengan Rabu, 1 Juli 2020 Pukul 22.00 Wita).

 

Juru bicara percepatan penanganan covid-19 Tomohon Yelly Potuh,SS melalui rilis resmi, Kamis (02/07/20) mengatakan sesuai informasi gugus tugas covid-19 Provinsi Sulawesi utara pada kemarin hari bahwa pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Kota Tomohon kembali bertambah sebanyak 5 orang pasien.

 

“Dimana 1 orang pasien berasal dari kecamatan Tomohon timur dan 4 orang pasien berasal dari kecamatan Tomohon selatan, sehingga total jumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19 sudah tercatat 70 orang,” terang Potuh.

 

Lanjut, kata Potuh, pasien yang sementara dirawat bertambah menjadi 44 orang, sementara jumlah pasien yang dinyatakan sembuh (hasil swab test dua kali negatif) dan jumlah pasien yang meninggal dunia tetap.

 

“Kiranya masyarakat tetap waspada dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan karena penularan covid-19 melalui transmisi lokal masih tetap terjadi,” ujarnya.

 

Untuk itu lanjutnya, gugus tugas akan melakukan penyemprotan disinfektan terhadap rumah tempat tinggal dan lingkungan sekitar rumah dari pasien terkonfirmasi positif covid-19 yang baru, melalui koordinasi dengan pemerintah setempat.

 

Untuk pasien dalam pengawasan atau PDP dilaporkan berkurang 2 orang yang kini berstatus orang dalam pemantauan atau ODP, tetapi bertambah 4 orang pasien baru dimana 2 orang pasien sementara dirawat dan 2 orang pasien telah meninggal dunia, sehingga total jumlah PDP bertambah menjadi 20 orang.

 

Pandemi ini telah membawa masyarakat pada pola hidup baru yang penuh kewaspadaan dan kehati-hatian. Cara hidup masyarakat yang baru ini menghantar kita pada apa yang disebut hidup normal yang baru (new normal), kehidupan masyarakat yang produktif dan aman dari covid-19.

 

“Kita semua tidak tahu kapan pandemi ini akan berakhir. Marilah kita beradaptasi dengan kehidupan yang baru ini, sambil terus berdoa agar kita semua diberi kekuatan dan ketabahan,” harapnya.

 

“Jadikan penggunaan masker dan hand sanitizer sebagai gaya hidup yang baru, serta tingkatkan imunitas tubuh kita dengan cara makan makanan yang bergizi, mengkonsumsi vitamin, istirahat yang cukup, serta berolahraga secara teratur, sambil tetap menjaga jarak kontak fisik dan menghindari kerumunan,” tandasnya. (redaksi)