Search
Jumat 2 Oktober 2020
  • :
  • :

Pemkot Tomohon Bahas Pengasuhan Alternative Bagi Anak-Anak Yang Orang Tua Terdampak Covid-19

 

TOMOHON – Pemerintah Kota Tomohon memberikan perhatian kepada seluruh masyarakatnya, seperti perhatian kepada satu keluarga yang ada di Kecamatan Tomohon Tengah yang orang tua dari anak-anak berusia 5, 6, dan 7 tahun terdampak positiv corona dan anak-anak negative.

 

Oleh karena itu hal ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Tomohon karena tidak ada yang menjaga anak-anak ini di rumah mereka.

 

Untuk memberikan perhatian dan solusi dari permasalahan ini maka pada, Jumat (12/06/20) di Comand Centre MPP Wale Kabasaran telah dilaksanakan rapat koordinasi.

 

Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman, SE.Ak.CA diwakili Sekretaris Daerah Kota Tomohon memimpin rapat koordinasi yang diikuti oleh 1. Staf Ahli Walikota Bidang Pemerintahan & Kemasyarakatan dr.Olga Karinda 2. Kadis P3AD dr John Lumopa 3. Kadis Sosial Vonnie F Montolalu SPd 4. Kadis Kesehatan dr.Deesje V Liuw M.Biomed 5. Kadis Pendidikan Dr.J.D Karwur, M.Kes, MSi 6. Camat Tomohon Tengah Edvin M.J Joseph, S.STP, MSi.

 

Sekot Ir Harold Lolowang menjelaskan rakor ini membahas secara umum tentang langkah dan tindakan yang akan dilakukan ketika terjadi hal-hal seperti kasus ini yakni ada kasus orang tua terdampak positiv dan anak-anak negative, berusia 5, 6 dan 7 tahun.

 

Hal ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Tomohon karena tidak ada yang menjaga anak-anak ini di rumah mereka.

 

“Hal-hal seperti ini perlu diantisipasi dan diberikan perhatian khusus dalam rangka perlindungan anak,” kata Sekot Lolowang.

 

Dikatakannya, rapat ini dilaksanakan untuk membicarakan tentang Pengasuhan Alternative bagi anak-anak yang orang tua mereka terdampak Covid-19.

 

Permasalahan-permasalahan yang dapat timbul yakni anak-anak dalam kondisi tertekan,  anak-anak memerlukan perhatian dan sentuhan kasih baik dalam bidang pendidikan dan kerohanian, anak-anak memerlukan keamanan dan anak-membutuhkan konsumsi makanan dan minuman dan jaminan kesehatan.

 

“Menangani permasalahan ini maka -Pemerintah Kecamatan dan Kelurahan akan menurunkan Linmas untuk menjaga keamanan 1×24 jam karena pernah terjadi kasus orang masuk untuk mencuri,” jelasnya.

 

Katanya lagi, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah nantinya akan menyediakan makanan, minuman dan juga membantu proses pendidikan untuk anak-anak tersebut. Jika membutuhkan makanan, minuman tinggal menghubungi Kepala Dinas Kadis Dikbud.

 

Dinas Kesehatan memberikan vitamin C dan E dan Swab 2x dan Swab pertama sudah dan hasilnya negatif. Petugas yang memberikan pelayanan pada anak-anak yg terkena dampak dari covid akan di Swab.

 

Bagian Kesejahteraan Rakyat akan menghubungi pihak gereja setempat utk memberikan pelayanan ibadah lewat live streaming ibadah anak setiap hari.

 

Dinas P3A (Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak) memberikan perhatian dan kasih sayang serta konseling kepada anak-anak tersebut. Dinas Sosial akan memberikan bantuan makanan dan minuman lewat dari kelurahan.

 

“Nantinya Pemerintah Kota Tomohon akan terus memberikan perhatian pada kejadian ini,” kata Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir.H.V.Lolowang, MSc. (redaksi)