Search
Senin 23 September 2019
  • :
  • :

Sejak Dimekarkan Hingga Kini, Minsel Tak Miliki Sarana Hiburan Bioskop

Foto: Ilustrasi Boskop XXI

MINSEL – Keberadaan bioskop di Indonesia sudah berlangsung selama hampir 117 tahun, terhitung sejak adanya bioskop yang memutar film pertama kali yang dikenal sebagai “gambar idoep” di Batavia tanggal 5 Desember 1900.

Bioskop mempunyai peranan yang “strategis” dan merupakan ujung tombak industri perfilman Indonesia, sekaligus menjadi tolok ukur keberhasilan produksi film Indonesia bagi masyarakat. Sebagai mata rantai terakhir dalam tata niaga film.

Di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) sendiri, sejak dimekarkan hingga kini tidak tampak satupun gedung bioskop yang beroperasi di wilayah yang kebanyakan pencinta tayangan filem layar lebar ini.

Kepada media ini Senin(29/04/2019),mantan Manager Bioskop Nona di Kota Amurang yang eksis di era 80an Wem Baba Mononimbar warga Kelurahan Ranoyapo Kec.Amurang menyesalkan kalau diera digital sekarang ini Kabupaten Minsel tidak memiliki sarana hiburan keluarga seperti Bioskop, dirinya mengatakan di era 80an saja Amurang sudah memiliki sampai dengan 3 bioskop termasuk Bioskop Nona yang terletak di pusat kota Amurang dan diapun tampil sebagai Manager saat itu.

“Perkembangan pembangunan Minsel memang jelas terlihat namun sayang tidak diikuti dengan pengembangan sarana hiburan seperti Bioskop, di era saya jauh sebelum Minsel di mekarkan Amurang sampai memiliki 3 gedung bioskop, masyarakat muda – mudi dierah itu tidak ter fokus untuk mabuk – mabukan di warung karena punya sarana hiburan seperti bioskop.”Ungkap Baba.

Lanjut dia,”masa di era Digital Minsel tidak mampuh menghadirkan donatur ataupun pengusaha yang mau melirik bianis hiburan jenis ini, saya yakin jika di Minsel bisa di hadirkan Bioskop berstandar XXI atau Blitzmegaplex pasti di banjiri para pencinta layar lebar, di sisi lain tingkat mabuk – mabukan secara otomatis akan menurun.”terang Wem Baba yang juga ketua LSM Barisan Mudah Teguh Bersinar Minsel.

Hal senada juga ungkapkan seorang pejabat lingkungan Pemkab Minsel yang enggan namanya di publikasi ” Alangkah baiknya kalau di Minsel memiliki sarana hiburan seperti bioskop karena para ASN/Pejabat dan masyarakat pencinta layar lebar tidak harus ke Manado hanya untuk nonton saja.”paparnya.”Suatu kota tanpa adanya sarana hiburan bagaikan kota mati,”imbuhnya.

(Hezky Liando)




error: Content is protected !!