Search
Rabu 19 Desember 2018
  • :
  • :

Temui Ketua DPN HKTI, Ini Pesan Jenderal Moeldoko kepada SAS

Ketua HKTI Sulut Syerly Adelyn Sompotan bersama Ketua Umum DPN HKTI Jendral Moeldoko (foto: 545)

 

JAKARTA – Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Sulawesi Utara, Syerly Adelyn Sompotan (SAS) berkesempatan menemui Jendral Purnawirawan Dr Moeldoko SIP selaku Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI di ruangannya di kantor Kepala Staf Kepresidenan di Jakarta, Rabu (05/12/18). Dalam pertemuan ini SAS didampingi sejumlah pengurus DPN HKTI.

 

Pertemuan pun berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Kepada SAS, Jendral Moeldoko menanyakan kesiapannya selalu Ketua HKTI Sulut dalam perannya untuk menaungi organisasi dan komunitas petani di Sulawesi Utara.

 

Terlebih lagi soal pelantikan SAS selaku Ketua HKTI Sulut yang sesuai perbincangan saat itu akan digelar pada Januari 2019.

 

“Rencananya Pak Moel yang akan langsung melantik saya dan seluruh pengurus HKTI Sulut. Pelantikan akan dilakukan di Tomohon,” ujar SAS dalam rilisnya usai pertemuan ini.

 

SAS menuturkan Jendral Moeldoko berpesan agar komitmen dan kesiapan semua pengurus dalam menjalankan visi dan misi organisasi.

 

“Sesuai arahan pak Moel bahwa tujuan utama HKTI untuk meningkatkan pendapatan, kesejahteraan, harkat dan martabat insan tani, penduduk pedesaan dan pelaku agribisnis lainnya yakni mewujudkan tujuan nasional sebagaimana diatur di UUD 1945. Nah kami selaku pengurus diberi semangat dan motivasi agar kesejahteraan para petani bisa dicapai,” ujar SAS.

 

Diketahui HKTI adalah sebuah organisasi sosial di Indonesiayang berskala nasional, berdiri sendiri dan mandiri yang dikembangkan berdasarkan kesamaan aktivitas, profesi, dan fungsi di dalam bidang agrikultur dan pengembangan pedesaan, sehingga memiliki karakter profesional dan persaudaraan. HKTI didirikan pada 27 April 1973 di Jakarta melalui penyatuan empat belas organisasi penghasil pertanian utama.

 

SAS yang sehari-harinya sebagai Wakil Walikota Tomohon terpilih secara aklamasi sebagai Ketua HKTI Sulut beberapa waktu lalu. Istimewanya lagi, SAS satu-satunya perempuan yang memegang mandat sebagai Ketua DPP di 33 Provinsi. (denny)