Search
Senin 23 September 2019
  • :
  • :

Terkait Pengawasan dan Pemanfaatan SILPA APBD, Komisi II Sambangi DPRD Depok

Penyerahan cinderamata usai kunker (Foto: ist)

 

TOMOHON – Komisi II DPRD Kota Tomohon melaksanakan Kunjungan Kerja atau kunker di DPRD Kota Depok dengan materi Pengawasan dan Pemanfaatan SILPA APBD, Jumat (10/05/19). Rombongan diterima oleh Kasubbag Protokol Setwan Kota Depok, Bpk Endang Nugraha, S.Sos, MM. 

 

Diketahui, SILPA (dengan huruf I besar/capital) adalah Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun Berkenaan, yaitu selisih antara surplus/defisit anggaran dengan pembiayaan netto.

 

Dalam penyusunan APBD angka SILPA ini seharusnya sama dengan nol. Artinya bahwa penerimaan pembiayaan harus dapat menutup defisit anggaran yang terjadi.

 

Misalnya dalam APBD terdapat defisit anggaran sebesar Rp 100 Miliar, ditutup dengan penerimaan pembiayaan (pembiayaan netto) sebesar Rp 100 Miliar, maka SILPA-nya adalah Rp 0.

 

Namun jika terdapat defisit anggaran sebesar Rp 100 Miliar dan ditutup dengan penerimaan pembiayaan (pembiayaan netto) sebesar Rp 120 Miliar (SILPA Positif).

 

Artinya bahwa secara anggaran masih terdapat dana dari penerimaan pembiayaan Rp 20 Miliar yang belum dimanfaatkan untuk membiayan Belanja Daerah dan/atau Pengeluaran Pembiayaan Daerah. SILPA Positif ini perlu dialokasikan untuk menunjang program-program pembangunan di daerah.

 

Turut hadir dalam kunjungan kerja tersebut Ketua Komisi II, Bpk Frets H. Keles, ST, Wakil Ketua Komisi II, Bpk Hudson D.N Bogia, Sekretaris Komisi II, Ibu Maria H.Pijoh, ST bersama Anggota Komisi II, Bpk Piet H.K Pungus, S.Pd, Bpk Harun Lullulangi, Bpk Stanly Wuwung, ST dan Ibu Santi M. Runtu.

 

Komisi II DPRD Kota Tomohon didampingi oleh Kepala Sub Bagian Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan Bpk Melvian Kountul, SE dan Staf bagian Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan Vonny Manoppo, SE. (denny)




error: Content is protected !!