Search
Jumat 30 Oktober 2020
  • :
  • :

SBAN Liow Sosialisasikan 4 Pilar MPR RI di Kecamatan Kumelembuai

 

TOMOHON – Anggota DPD RI/MPR RI Ir. Stefanus BAN Liow, MAP menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Malola Satu Kecamatan Kumelembuai Kabupaten Minahasa Selatan, Kamis (17/09/20).

 

SBAN Liow mengajak untuk senantiasa mengedepankan saling hormat menghormati antar umat beragama dan golongan, saling mengasihi dan menolong sesama.

 

“Tetap selalu jaga persatuan dan kesatuan meski berbeda agama/golongan, status sosial, etnis dan sub etnis serta turunan keluarga, karena sesungguhnya perbedaan itu adalah anugerah Tuhan dan suatu kekayaan yang harus dirawat dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” ujar Liow.

 

Dihadapan ratusan peserta sebagai perutusan 12 jaga dari Desa Malola Satu dan Desa Malola Dua serta Mahasiswa Kuliah Kerja Terpadu (KKT) Unsrat Manado, SBANL menjelaskan Empat Pilar MPR RI yakni Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara, UUD NRI Tahun 1945 sebagai Konstitusi Negara dan Ketetapan MPR RI, NKRI sebagai Bentuk Negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai Semboyan Negara.

 

SBANL juga mengungkapkan Puji syukur Tuhan seraya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Desa Malola Raya yang didalamnya banyak Keluarga Besar Liow, sehingga kembali menjadi utusan Sulut.

 

Sementara Akademisi Unima Drs Elias Pangkey, MPd yang juga dikenal Budayawan Sulut memperkaya Pancasila sebagai jati diri bangsa.

 

Camat Kumelebuai Michael Kamang Waworuntu, SSTP didampingi Hukum Tua Desa Malola Djendry Raintung dan Hukum Tua Desa Malola Satu Jenly Sinaulan serta sejumlah Tokoh Masyarakat Malola Raya seperti Eddy Liow, Swingly Liow dan John Liow menyatakan salut dan bangga atas kehadiran Anggota DPD RI/MPR RI Ir. Stefanus BAN Liow, MAP ditengah kesibukannya boleh melaksanakan kegiatan kenegaraan di Minahasa Selatan.

 

” Sosialisasi Empat Pilar MPR RI adalah setidaknya untuk mengingatkan dan menyegarkan kembali kepada seluruh komponen masyarakat untuk menjunjung tinggi nilai-nilai luhur dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,”kata Camat Waworuntu. (redaksi)