Search
Senin 25 Januari 2021
  • :
  • :

Dana DID Pembangunan RSUD Walanda Maramis Sudah Sesuai Mekanisme

Direktur RSUD Walanda Maramis dr. Sandra Rotty

 

Minut – Untuk memenuhi dan meningkatkan pelayanan kesehatan di tengah pandemi Covid-19, Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Minahasa Utara (RSUD) Maria Walanda Maramis di tahun 2020 mendapat Dana Insentif Daerah (DID) sebesar 3,8 miliar untuk Pembangunan Fisik dan Alat Kesehatan (Alkes) di Instalasi Bedah Sentral (IBS).

“Anggaran Rp.3,8 miliar ini dibagi menjadi beberapa kebutuhan RSUD diantaranya pengadaan lif sekitar Rp.900 juta, proyek fisik Rp.1,1 miliar dan sisanya Alkes senilai Rp.1,8 miliar diantaranya berupa negatif ekspreser sebanyak 6 unit,” jelas Dirut RSUD Maria Walanda Maramis, dr. Sandra Rotty kepada wartawan, Jumat 08 Januari 2020.

Direktur Sandra Rotty mengatakan, “Pengerjaan IBS ini sudah sesuai mekanisme yang berlaku dan tidak menerapkan penunjukan langsung dalam pengerjaan RS Walanda Maramis. Untuk semua proyek ini masih akan dibenahi karena ada masa pemeliharaan selama 180 hari.

 

Bahkan RSUD Maria Walanda Maramis  juga telah menyelesaikan proyek dari Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk ruangan rawat inap bagi pasien Covid-19. Untuk itu, RSUD milik pemerintah tersebut sangat membutuhkan penambahan tenaga medis.

Dalam waktu dekat ini, Badan Pemeriksa Keuangan BPK akan melakukan Audit dan itu lewat permintaan pihak Rumah Sakit Walanda Maramis”, jelas dr. Sandra Rotty.

(enol)