Search
Selasa 26 Mei 2020
  • :
  • :

Desa Paniki Atas Salurkan BLT DanDes, Yang Pertama Di Kecamatan Talawaan

Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Paniki Atas Diserahkan Langsung Hukum Tua Lanny Tumbol di saksikan Camat Talawaan

 

Minut – Desa Paniki Atas Kecamatan Talawaan Kabupaten Minahasa Utara  di bawah kepemimpinan Hukum Tua Lanny Tumbol S.Pd menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Tahun 2020 pada Rabu, 20 mei 2020 di kantor Hukum Tua Desa Paniki Atas Kecamatan Talawaan.

Pelaksanaan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Paniki Atas Kecamatan Talawaan untuk Bulan April, total penerima 81 KK, dengan mengikuti protokol kesehatan dan anjuran Pemerintah (wajib masker)
di kawal langsung oleh Camat Talawaan, BhabinKamtibmas, Kapolsek dan Danramil, di saksikan oleh BPD, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Hukum Tua Desa Panaki Atas Lanny Tumbol  S.Pd saat menyerahkan langsung BLT kepada masyarakat di saksikan Camat Talawaan

 

Camat Talawaan Rubben Lengkong dalam penyampaiannya mengatakan, “Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa ini sudah mulai di salurkan sesuai dengan anjuran Pemerintah Pusat di seluruh desa yang ada di Kabupaten Minahasa Utara tak terkecuali Desa Paniki Atas, yang di peruntukan kepada masyarakat yang terkena dampak pandemi Covid-19.

Desa Paniki Atas adalah desa yang pertama di Kecamatan Talawaan yang menyalurkan BLT DanDes. 
Berharap agar bantuan ini di pergunakan untuk peruntukannya dan di pergunakan sebaik baiknya”, tutur Camat Lengkong.

Di kesempatan yang sama Hukum Tua Lanny Tumbol mengatakan, “Ini penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) DanDes Bulan April punya. Jumlah penerima Bantuan Langsung Tunai di Desa Paniki Atas berjumlah 81 KK dengan mendapatkan uang tunai sebesar Rp. 600.000/KK. Untuk penyaluran Bulan Mei punya akan di salurkan pada akhir bulan.

 

Penerima BLT Desa adalah mereka yang miskin dan kehilangan mata pencaharian akibat Covid-19, bahwa penerima BLT Desa adalah Keluarga Miskin Baru (KMB), sasaran utama penerima manfaat BLT ialah keluarga miskin yang belum pernah tercatat menerima bantuan pemerintah. Misalnya Program Keluarga Harapan (PKH) atau program Bantuan Pangan Non-Tunai (BNPT) dan bantuan sosial lainnya”, ujar Hukum Tua Lanny Tumbol SPd.

Lanjutnya, “Ditengah pandemi Covid-19, kini semua warga harus memakai masker jika harus keluar rumah, untuk cegah penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19). Siapa saja bisa terjangkit Covid-19 ini, tidak mengenal usia, untuk itu mari kita bersama-sama cegah virus Covid-19 dengan rajin mencuci tangan menggunakan sabun selama 20 detik, Social Distancing menjaga jarak minimal 1 meter dengan keramaian, harus menggunakan masker dan pastikan masker terpakai dengan benar dan bagian hidung terpasang dengan rapat, menutup mulut ketika batuk atau bersin menggunakan tisue atau dengan bagian dalam siku, tinggal dirumah dan lapor petugas kesehatan jika ada keluhan.

Yang terpenting adalah tetap berdoa memohon perlindungan kepada Tuhan Yang Maha Esa, terhindar dari virus Corona, wabah virus Corona cepat berlalu dan Indonesia kembali pulih. Mari bersama bersatu lawan virus Covid-19”, tukas Hukum Tua Lanny Tumbol
dalam himbauannya.

Salah seorang warga mengatakan, “Mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa yang peduli kepada kami masyarakat kecil, saat ini kami sedang patuhi aturan pemerintah, dengan diam di rumah saja, aktivitas terbatas, pendapatan berkurang, tapi dengan bantuan dari Pemerintah Desa berupa BLT, kami sangat terbantu, sangat bermanfaat, terima kasih, Tuhan Memberkati”, ungkap salah seorang warga mengapresiasi.

rei