Search
Minggu 20 Januari 2019
  • :
  • :

Dinas Pangan Gelar “Gemas Pangan” di Kecamatan Talawaan

ASsisten II Alan Mingkid di dampingi Kepala Dinas Ir. Johana Manua di dampingi Sek Imelda Rorimpandey  bersama Camat Talawaan Johan Wewengkang  saat sosialisasi Gemas Pangan

 

Minut – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut) di bawah kepemimpinan Bupati Vonnie Anneke Panambunan melalui Dinas Pangan Minut yang di Kepalai Ir. Johana Manua, kembali menggelar Sosialisasi Gerakan Masyarakat Sadar Pemanfaatan Lahan Pekarangan (Gemas Pangan) yang kali ini di selenggarakan di Aula Kantor Camat Talawaan pada Rabu, 07 November 2018.

Bupati Vonnie Anneke Panambunan di wakili Assisten II Alan Mingkid membuka sosialisasi mengatakan, “Sosialisasi Gerakan Masyarakat Sadar Pemanfaatan Lahan Pekarangan (Gemas Pangan) merupakan Program Kementerian Pertanian, Badan Ketahanan Pangan yang ditindak lanjuti oleh Dinas Pangan”, ujar Allan Mingkid.

Lanjutnya, “Pemanfaatan pekarangan akan membantu menekan angka inflasi dan sekaligus membantu meningkatkan perekonomian masyarakat, pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang paling utama dan pemenuhannya merupakan bagian dari hak asasi yang di jamin dalam UUD Negara Republik Indonesia sebagai komponen dasar”, jelas Allan Mingkid dalam penyampaiannya mewakili Bupati Vonnie Anneke Panambunan.

Asisten II Allan Mingkid sebagai narasumber juga mengatakan bahwa sosialisasi ini menginformasikan bagaimana pemanfaatan pekarangan rumah dengan sebaik-baiknya, “Intinya bagaimana pemanfaatan pekarangan rumah dengan sebaik-baiknya. Tapi yang perlu diperhatikan atau diutamakan adalah tanaman hortikultura seperti cabai, tomat dan sayur mayur untuk mengatasi gejolak harga pangan. Menjadi motivasi untuk Ibu-ibu PKK Kecamatan dan Desa guna peningkatan konsumsi keluarga, penambahan pendapatan ekonomi keluarga, dengan pemanfaatan lahan sempit di pekarangan rumah”, ujar Allan Mingkid.

Kadis Pangan Minut, Ir. Johana Manua mengatakan, “Maksud dan tujuan sosialisasi Gerakan Masyarakat Sadar Pemanfaatan Lahan Pekarangan adalah :
– Masyarakat sadar akan pemanfaatan lahan pekarangan,
– Menekan biaya pengeluaran rumah tangga,
– Terciptanya gerakan masyarakat sadar pangan dan
– Menekan inflasi daerah
Dengan memperdayakan rumah tangga dan masyarakat dalam penyediaan sumber pangan dan gizi melalui optimalisasi pemanfaat pekarangan dan lahan sekitar tempat tinggal. Meningkatkan kesadaran, peran, dan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan pola konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman”, ujar Kadis Pangan Ir. Johana Manua.

Kadis Ir. Johana Manua di dampingi Sekretaris Imelda Rorimpandey SH, Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan Fanny Rumokoy SP, Kabid Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Agustin Tiwow S.IP MAP mengatakan, “Berharap agar segenap komponen pemerintahan dan masyarakat dapat bersinergi mewujudkan ketersediaan pangan yang beragam dan bergizi bagi keluarga, guna mewujudkan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dalam mensejahterakan masyarakat Minahasa Utara”, ujarnya.

Camat Talawaan Johan Wewengkang mengatakan, “Diharapkan dengan sosialisasi ini pola pikir masyarakat bisa berubah dari konsumtif ke produktif, dapat menekan biaya pengeluaran rumah tangga di masing-masing keluarga sehingga menekan inflasi daerah dan tercipta gerakan masyarakat sadar pangan untuk memenuhi kebutuhan pangan yang lebih sehat karena tidak menggunakan pestisida dan masyarakat dapat secara sadar untuk mengelola pekarangan atau halaman rumahnya agar asri, menanaminya dengan tanaman holtikultura dengan teratur sehingga terlihat indah dan menciptakan kenyamanan bagi penghuninya”, ujar Camat Johan Wewengkang.

Sosialisasi Gerakan Masyarakat Sadar Pemanfaatan Lahan Pekarangan (Gemas Pangan) di ikuti oleh Camat, Hukum Tua se-Kecamatan Takawaan dan Tim Penggerak PKK.

reinold