Search
Jumat 2 Oktober 2020
  • :
  • :

Kejari Minut Kawal Penyaluran BLT DD Desa Tontalete

Penyerahan BLT Desa Tontale di saksikan Hukum Tua Novilya de Briving bersama Camat Kema Vilma Anthonie di dampingi Jaksa Garda Desa Kejari Minut Kepala Seksi Intel Eka Putra Polimpung SH MH

Minut – Pemerintah Desa Tontalete Kecamatan Kema Kabupaten Minahasa Utara di bawah kepemimpinan Hukum Tua Novilya de Breving menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa pada Kamis, 25 Juni 2020 di kantor Hukum Tua Desa Tontalete.

Pelaksanaan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Tontalete Kecamatan Kema untuk Bulan Mei, total penerima 167 KK, dengan mengikuti protokol kesehatan dan anjuran Pemerintah (wajib masker) di kawal langsung oleh Kejaksaan Negeri Minahasa Utara yang di Kepalai Kajari Fanny Widyastuti SH MH, di wakili oleh Kasi Intel Eka Putra Polimpung SH MH.

Kepala Seksi Intel Kejari Minut saat menyerahkan BLT DD kepada masyarakat Terdampak Covid – 19 bersama pemerintah setempat

 

Kejaksaan Negeri Minahasa Utara, Kasi Intel Eka Putra Polimpung SH MH mengatakan, “Mengapresiasi Pemerintah Desa Tontalete di bawah kepemimpinan Hukum Tua Novilya de Breving dalam penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa, sudah di serahkan langsung kepada masyarakat sesuai anjuran Pemerintah yaitu percepatan panyaluran BLT kepada masyarakat yang terdampak Pandemi Covid-19. Berpesan agar data penerima BLT yang bersumber dari Dana Desa di tempel di papan pengumuman sebagai upaya transparansi, menyiapkan segala administrasi dan dokumentasi sehingga keuangan Dana Desa dapat dipertanggung jawabkan secara yuridis dan administrative. Kami melakukan pendampingan dalam penggunaan Dana Desa, mengingat Dana Desa (DanDes) menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kualitas hidup dan mensejahterakan masyarakat”, tutur Kasi Intel Eka Putra Polimpung SH MH mengapresiasi.

Lanjutnya, “Pada kesempatan ini, kami juga mensosialisasikan program “Jaksa Garda Desa”. Jaksa Garda Desa ini, lahir atas merasa keterpanggilan kejaksaan untuk mengawal dan mengawasi pendistribusian maupun penggunaan Dana Desa agar tidak terjadi penyelewengan apalagi penyelewengan dalam hal terkait segi administrasinya atau yuridisnya. Program Jaksa Garda Desa bertujuan untuk melakukan pengawalan, pengawasan, pendistribusian dan pemanfaatan Dana Desa guna menjalankan pembangunan, yang mana sumber anggaran bersumber dari APBD/APBN, agar memperoleh manfaat yang maksimal dan tepat sasaran sesuai yang di tentukan. Untuk itu, kami akan mengawal, mengawasi pendistribusian dan penggunaan Dana Desa agar tidak terjadi penyelewengan” ujar Eka Putra Polimpung SH MH.

Camat Kema Vilma Anthony mengatakan, “Mengapresiasi Desa Tontalete yang dalam pengelolaan DD dan termasuk penyaluran BLT DD menggandeng Kejaksaan Negeri. Juga mengapresiasi program Jaksa Garda Desa Kejaksaan Negeri Minahasa Utara. Berharap bukan cuma 2 Desa yang menggandeng Kejaksaan Negeri dalam pengelolaan juga penyaluran BLT DD, tetapi semua Desa yang ada akan ikut dalam program Jaksa Garda Desa”, tukas Camat Vilma Anthony.

Lanjutnya, “Kehadiran Jaksa Garda Desa sangat membantu terkait pengawasan Dana Desa, baik penyaluran pengerjaan dan pertanggung jawaban Dana Desa. Apa yang di lakukan penyaluran BLT sudah sesuai dengan aturan”, tuturnya.

Di kesempatan yang sama Hukum Tua Desa Tontalete Novilya de Breving mengatakan, “Ini penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bulan Mei punya. Jumlah penerima Bantuan Langsung Tunai di Desa Tontalete Kecamatan Kema total penerima berjumlah 167 KK dengan mendapatkan uang tunai sebesar Rp. 600.000/KK.

Penerima BLT Desa adalah mereka yang miskin dan kehilangan mata pencaharian akibat Covid-19, bahwa penerima BLT Desa adalah Keluarga Miskin Baru (KMB), sasaran utama penerima manfaat BLT ialah keluarga miskin yang belum pernah tercatat menerima bantuan pemerintah. Misalnya Program Keluarga Harapan (PKH) atau program Bantuan Pangan Non-Tunai (BNPT) dan bantuan sosial lainnya”, ujar Hukum Tua Desa Tontalete Novilya de Breving.

“Mengucapkan terima kasih kepada Kejaksaan Negeri Minahasa Utara yang telah mengawal, mengawasi pendistribusian dan penggunaan Dana Desa, penyaluran BLT DanDes ini”, tutur Hukum Tua Novilya de Breving.

Lanjutnya, “Ditengah pandemi Covid-19, saya menghimbau untuk tetap patuhi aturan pemerintah. Semua warga harus memakai masker jika harus keluar rumah, untuk cegah penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19). Siapa saja bisa terjangkit Covid-19 ini, tidak mengenal usia, untuk itu mari kita bersama-sama cegah virus Covid-19 dengan rajin mencuci tangan menggunakan sabun selama 20 detik, Social Distancing menjaga jarak minimal 1 meter dengan keramaian, harus menggunakan masker dan pastikan masker terpakai dengan benar dan bagian hidung terpasang dengan rapat, menutup mulut ketika batuk atau bersin menggunakan tisue atau dengan bagian dalam siku, tinggal dirumah dan lapor petugas kesehatan jika ada keluhan.

Yang terpenting adalah tetap berdoa memohon perlindungan kepada Tuhan Yang Maha Esa, terhindar dari virus Corona, wabah virus Corona cepat berlalu dan Indonesia kembali pulih. Mari bersama bersatu lawan virus Covid-19”, tutur Hukum Tua Novilya de Breving.

Salah seorang warga mengatakan, “Mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Tontalete di bawah kepemimpinan Hukum Tua Novilya de Breving yang peduli kepada kami masyarakat kecil, saat ini kami sedang patuhi aturan pemerintah, dengan diam di rumah saja, aktivitas terbatas, pendapatan berkurang. Tetapi dengan adanya Bantuan Langsung Tunai (BLT) ini, sangat terbantu dan sangat bermanfaat, terima kasih”, tuturnya.

rei