Search
Minggu 29 November 2020
  • :
  • :

TAPD Beri Penjelasan Terkait Keterlambatan Pembayaran TKD ASN dan Honor THL

Kepala Badan Keuangan Minut Petrus D. Macarau SE

Minut – APBD Perubahan sementara berproses di Biro Hukum Provinsi. Saya berjanji kalo APBD P selesai Minggu ini, Minggu ini di bayar! selesai Minggu depan, Minggu depan di bayar! Jadi, tidak ada yang secara sengaja untuk memperlambat proses APBD P. Semua mau cepat tapi tetap ada mekanisme.

Hal ini di katakan Kaban Keuangan Kabupaten Minahasa Utara Petrus Macarau SE, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) saat memberi penjelasan terkait keterlambatan pembayaran TKD ASN dan Honor THL pada Rabu, 18 November 2020 di hadapan ratusan ASN dan THL lingkup Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara.

“APBD Perubahan sementara berproses di Biro Hukum Provinsi. Saya berjanji kalo APBD P selesai Minggu ini, Minggu ini di bayar! selesai Minggu depan, Minggu depan di bayar! Jadi, tidak ada yang secara sengaja untuk memperlambat proses APBD P. Semua mau cepat tapi tetap ada mekanisme.

Proses penyesuasian APBD Perubahan
berapa waktu lalu kita telah melakukan penyesuaian APBD P bersama-sama dengan Kepala SKPD.

Kenapa APBD Perubahan Kabupaten Minahasa Utara terlambat?
Karena di saat evaluasi di Provinsi, ternyata anggaran Kabupaten Minahasa Utara di pangkas. Ada pengurangan 8,4 Milliar untuk Kabupaten Minahasa Utara, pengurangan dana bagi hasil pajak Provinsi. Otomatis berimbas dalam penyesuaian TAPD”, jelas Petrus Macarau SE.

Lanjutnya, “Untuk TKD setiap tahun di bulan Desember nanti di bayarkan bulan berikutnya, bahkan ada edaran dari Mendagri bahwa TKD yang tidak terbayarkan untuk tahun ini bisa di bayarkan tahun depan.

Dan kami dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), di dalamnya ada Sekda, Assisten 1, 2, dan 3, kami telah menandatangani berita acara bahwa TKD untuk seluruh ASN akan di bayarkan sampai bulan Oktober.
Tapi butuh proses.
Saat ini masih berproses dan sekarang posisi masih berada Biro Hukum Provinsi untuk mendapatkan register dari Biro Hukum Provinsi, dan nanti kembali kemudian di tanda tangani oleh Pjs Bupati setelah itu baru di adakan DPA”, tutur Petrus Macarau SE.

“Proses sementara berjalan. Perlu di ketahui, THL di anggarkan sampai dengan bulan Oktober dan untuk bulan November, THL bukan di rumahkan tetapi karena anggaran yang tidak tersedia akibat pendemi Covid-19.

Untuk Kabupaten Minahasa Utara anggaran kita di pangkas sampai dengan 123 miliar, belum lagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang jongkok akibat dampak dari Pandemi ini, bukan karena ketidak mampuan tetapi di pandemi Covid-19 ini seluruh pelaku usaha tutup sementara akibat pandemi Covid-19  dan ini kita semua bisa lihat sendiri.

Jadi, sementara ini APBD Perubahan sementara berproses. Saya berjanji kalau APBD P selesai Minggu ini, Minggu ini di bayar! selesai Minggu depan, Minggu depan di bayar! Jadi, tidak ada yang secara sengaja untuk memperlambat proses APBD P. Semua mau cepat tapi tetap ada mekanisme!”, tukas Kaban Keuangan Kabupaten Minahasa Utara Petrus Macarau SE menjelaskan.

(enol)