Search
Minggu 8 Desember 2019
  • :
  • :

Berdayakan Pemandu Wisata Profesional Tomohon

dua turis asal Jerman (tengah) yang sempat tersesat saat mendaki gunung Lokon (Foto: ist)

 

TOMOHON – Pemerintah Kota Tomohon mengingatkan kepada seluruh pengelola hotel, travel dan usaha jasa penginapan lainnya agar selalu memberdayakan potensi para pemandu wisata profesional Tomohon untuk memberikan pelayanan yang optimal dan jaminan keamanan serta memperoleh informasi yang baik tentang obyek wisata di Kota Tomohon.

 

Hal tersebut dikatakan Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman, SE.Ak.CA melalui siaran pers/rilis humas yang disampaikan Kasubag humas Djufry Rorong, SSos kepada wartawan, Kamis (22/08/19). 

 

“Prosedurnya ketika akan mengadakan pendakian ke Gunung Lokon dan Gunung Api lainnya ada baiknya mengecek ke kantor pemantau gunung api, mempersiapkan peralatan dan konsumsi yang dibutuhkan,” kata Rorong.

 

Dikatakan, gunakan Guide Profesional Lokal yang juga akan memberikan briefing sebelum melakukan pendakian. Seperti yang sering dilakukan sebelum melakukan kegiatan pendakian dan yang lainnya.

 

“Apalagi ketika akan melakukan pendakian sampai ke puncak tertinggi. Seperti contoh kalau ke puncak Gunung Lokon wajib didampingi guide, menggunakan pakaian lengan panjang, kaos tangan, celana panjang, topi serta membawa air dan konsumsi yang cukup juga mengiapkan masker dan perlengkapan pendakian lainnya,” ujar Rorong yang juga adalah pemandu wisata profesional Kota Tomohon.

 

Ia menambahkan,untuk pendakian ke puncak Lokon akan melewati medan terjal selama 1 jam 20 menit atau lebih tergantung kondisi fisik pendaki.

 

“Begitu tiba di puncak harus hati-hati dengan lubang yang dalamnya sekitar 5 m yang ada di dekat tugu tanda puncaknya lokon. Begitujuga hati-hati dengan rumput tinggi yang daunnya tajam. Memang Gunung Lokom selalu menarik minat para wisatawan,” terangnya.

 

Diketahui, wisatawan asal Jerman sempat tersesat saat melakukan pendakian di Gunung Lokon namun sudah ditemukan selamat dan kini telah berada di salah satu Resort di Kelurahan Kinilow.

 

Sebelumnya, Rabu (21/8/19) Pukul 20.15 Wita, Piket jaga polisi menerima informasi dari salahsatu penginapan di Tomohon bahwa dua orang WNA  Eric Daniel Hagel dan Laura Fabienne Bauer melakukan chek in  19 Agustus 2019 s/d 23 Agustus 2019.

 

Kedua warga asing tersebut tanpa pemberitahuan kepada pihak penginapan dimana akan naik/mendaki gunung Lokon (inisiatif sendiri) tanpa menggunakan jasa pemandu/guide profesional.

 

Padahal  Tomohon memiliki banyak pemandu wisata yang profesional dalam bidangnya dan tergabung dalam wadah HPI (Himpunan Pramuwisata Indonesia) Kota Tomohon.

 

Pihak penginapan menerima informasi para tamunya tersesat dan dalam kondisi kelelahan disekitar puncak Lokon. Terakhir melakukan kontak dengan pihak penginapan sekira Pukul 01.00 Wita dan mengirimkan lokasi terakhir melalui kontak person konsulat Jerman di Makassar.

 

Untuk itu 2 Tim pencarian terdiri dari Tim Sar, Tim dari Highland resort serta relawan melakukan pencarian.

 

Setelah selang beberapa jam melakukan pencarian bersama tim yakni dengan menempuh pendakian yang terjal akhirnya mereka di temukan. Dievakuasi untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh tim medis polri selanjutnya di bawa ke penginapan. (denny)