Search
Kamis 2 April 2020
  • :
  • :

Sulut Expo 2019 Akan Menjadi Ajang Promosi Berbagai Potensi Daerah Sulut

Sulut- Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pada tahun 2019 bertepatan dengan Hari Ulang
Tahun ke-55 Provinsi Sulawesi Utara, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara akan menggelar “SULUT EXPO 2019” di Jakarta.Kegiatan akbar ini akan diselenggarakan di Smesco Exhibition
& Convention Hall, di jalan Gatot Subroto Kav. 94 Pancoran, Jakarta Selatan. Di pandu Wartawan Senior Kompas Sonya Sinombor

Kegiatan SULUT EXPO 2019 merupakan rangkaian dari kegiatan HUT ke-55 Provinsi Sulut yang
puncaknya dirayakan dengan pesta rakyat pada tanggal 23 September 2019 di Lapangan Sario
Manado.

Gubernur Sulut, Olly Dondokambey yang diwakili Asisten tiga Sekretariat Provinsi Sulut Asiano Gemmy Kawatu mengungkapkan bahwa pelaksanaan SULUT EXPO 2019
yang dipusatkan di Jakarta dalam rangka mempromosikan potensi Sulawesi Utara yang
dikenal dengan daerah bumi nyiur melambai.
“Target kami kegiatan SULUT EXPO 2019 yang akan melibatkan 15 daerah kabupaten dan kota
se-Sulawesi Utara, benar-benar akan menjadi ajang promosi berbagai potensi daerah Sulut,
terutama mengangkat kekayaan budaya yang selama ini belum banyak terekspos di publik,”
kata kawatu.Senin (16/9/19) di jakarta.

Mengapa mengangkat tagline North Sulawesi: “Pacific Gateway of Indonesia” , karena kegiatan ini diharapkan selain mendorong masyarakat Sulut untuk terus
meningkatkan sumber daya manusia di bidang pariwisata, SULUT EXPO 2019 merupakan
panggung pertunjukkan, arena pergelaran untuk menampilkan keberagaman potensi Sulut
(alam, wisata, kekayaan budaya/tradisi) termasuk perkembangan investasi), pasca disahkan
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Pulisan, Likupang.

“Kami berharap Sulut Expo menjadi pintu masuk pengembangan Tourism, Trade, and
Investment (TTI),” tambah Kawatu selaku Ketua Panitia SULUT EXPO 2019

Pada acara SULUT EXPO 2019 akan diwarnai dengan acara Launching Flight Garuda Indonesia
dengan rute baru penerbangan Manado (Indonesia) ke Davao (Filipina) serta
Penandatanganan Letter of Understanding antara industri pariwisata Filipina dan Provinsi

Dari sisi kehidupan kebangsaan, Sulut merupakan model miniatur kebhinekaan dan kerukunan
masyarakat Indonesia.
Karena itu, Fabian Pascoal, SH, LLM, selaku Ketua Tim Kerja SULUT EXPO 2019 dan Sigit
Cosmas, Sekretaris Tim Kerja SULUT EXPO 2019 menambahkan SULUT EXPO 2019 akan
menjadi ruang bagi pelaku-pelaku usaha kecil dan menegah (UKM) di Sulut untuk
mempromosikan hasil-hasil produk UKM dan kuliner Sulut.
SULUT EXPO 2019 akan dibuka, Kamis (26/9/2019) oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey.
Pembukaan akan diwarnai nuansa seni tradisi Sulut, seperti tarian Kabasaran dan Maengket.
“Rencananya pembukaan akan dibuat berbeda, yakni dengan menggunakan tetengkoren,”
ujar Fabian.
Hadirkan Berbagai Tema
Setelah pembukaan,sesuai tema acara pada hari pertama “Kearifan Lokal” berbagai
pertunjukan seni budaya Sulut akan ditampilkan di Smesco Exhibition. Setelah pembukaan
akan digelar Investor Gathering & Digital Economy in North Sulawesi” dilanjutkan promosi
daerah Kabupaten Minahasa, Kabúpaten Bolaang Mongondow Utara, Kabupaten Sitaro, Kota
Kotamobagu, dan Kabupaten Minahasa Tenggara.
Pada hari kedua, akan mengusung tema “Wawasan Nasional” yang akan menampilkan
potensi berbagai daerah di Sulut seperti Kabupaten Minahasa Selatan, Kota Tomohon, Kota
Bolaang Mongondow Timur, Kabupaten Sangihe, dan Kabupaten Talaud.
Hari ketiga,Sabtu (28/9/2019) dengan tema “Akses Global” akan diramaikan dengan berbagai
kegiatan seperti donor darah, lomba kreasi poco-poco, pagelaran fesyen batik Sulut, dan
pentas seni budaya, serta promosi daerah Kota Manado, Kota Bitung, Kabupaten Minahasa
Utara, Kota Bolaang Mongondow, dan Kota Bolaang Mongondow Selatan.
Hari terakhir SULUT EXPO 2019, Minggu (29/9/2019) menjadi ujung rangkaian Expo akan
diakhir dengan “Travel Exhibition & Malam Puncak SULUT EXPO 2019”,
“Selama pelaksanaan SULUT EXPO 2019 berbagai pentas seni dan hiburan akan digelar dengan
menghadirkan sejumlah penyanyi terkenal seperti Ruth Sahanaya, Conny Mamahit, Nindy
Ellese, Angel Karamoy, dan Mikha Tambayong” kata Fabian.
Dari sisi seni budaya, Sulut memiliki berbagai kekayaan seni budaya tradisi Sulut, yang juga
akan ditampilkan pada Sulut Expo seperti Maengket, Masamper, Katrili, Tarian Kabela dan
lain-lain.
Turut berpartisipasi dalam SULUT EXPO 2019 adalah ASITA Provinsi Sulawesi Utara dan Garuda
Indonesia akan menggelar pameran perjalanan wisata, serta Direktorat Jenderal Imigrasi dan
Polda Metro Jaya juga akan memberikan pelayanan perpanjangan Paspor dan Surat Izin
Mengemudi (SIM) bagi pengunjung SULUT EXPO 2019.
“Karena itu kami sangat berharap kegiatan SULUT EXPO 2019 akan menarik banyak
pengunjung,” ungkap Sigit.

Turut hadir Prasetio mewakili Direksi Garuda, Ronny Sompie, Dirjen Imigrasi sekaligus Ketua Umum KKK, Frangky Manumpil, Kepala BKPMD SULUT dan Asiano Gemmy Kawatu, Ketua Umum Panitia Sulut Expo, Fabian Pascoal, Ketua Panitia.

(ika)