Search
Selasa 19 November 2019
  • :
  • :

Diduga Menganiaya Tukang Parkir, RT Diamankan Totosik

Tim URC Totosik

Tim URC Totosik saat mengamankan teduga pelaku penganiayaan (Foto: ist)

 

TOMOHON – Tim URC Totosik Polres Tomohon mengamankan RT 39 tahun seorang lelaki terduga yang melakukan penganiayaan di KelurahanWalian Tomohon Selatan Kota Tomohon, tepatnya di Karaoke Super Star, Minggu (16/06/19) sekitar Pukul 01.00 WITA.

 

Tim URC Totosik yang di pimpin Bripka Yanny Watung, lagi lagi mengamankan RT yang  diduga melakukan Tindak pidana penganiayaan terhadap korban Sergiao Antow yang kesehariannya sebagai tukang parkir di tempat tersebut.

 

“Lelaki terduga pelaku penganiayaan adalah RT 39 tahun yang keseharian sebagai pengemudi Mikrolet penumpang jurusan pusat kota Tumatangtang yang berdomisili di Kelurahan Tumatangtang Kecamatan Tomohon selatan. Sedangkan yang menjadi korban bernama Sergio Antouw 21 tahun seorang Tukang Parkir dengan alamat kelurahan Walian Tomohon Selatan,” terang Watung.

 

Katim Urc Totosik Yanny Watung menerangkan bahwa sekitar Pukul  00.30 WITA korban Sergio Antouw yang standby sebagai tukang parkir di Karaoke Superstar, karena lagi tidak beraktifitas dan tertidur di sudut pintu masuk tempat karouke.

 

“Korban sontak terbangun dengan kaget atas tindakan terduga RT yang langsung menyerang dengan pukulan bertubi tubi dan tangan kanan terduga sedang memegang kunci kontak sepeda motor yang digunakannya. Akibatnya korban mengalami luka robek di bagian kepala, saat itu juga korban menghilang berlari dengan kecepatan tinggi kearah kegelapan malam,” teangnya.

 

Sebelumnya, menurut Yanny, pihaknya mendapat informasi dari karyawan Karouke Superstar tentang kejadian, langsung tiba dan mengamankan terduga yang tampak sudah mengkonsumsi minuman keras. “Beberapa bulan yang lalu, korban pernah mengambil sepeda motor terduga, itulah terduga membalas kekesalannya,” tandasnya.

 

Kasat Reskrim Polres Tomohon AKP Ikhwan Sukri SH, S.Ik lewat Kanit SPKT IPDA Jemmy Rengkuan membenarkan bahwa terduga sudah dalam proses piket Reskrim untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. “Saat ini terduga pelaku penganiayaan sudah dalam proses penanganan pihak Reskrim untuk proses lebih lanjut,” ujar Rengkuan. (Denny)