Search
Minggu 25 Oktober 2020
  • :
  • :

Ranperda Perlindungan Anak Disetujui 4 Fraksi Di DPRD Tomohon

Perlindungan Anak

DPRD Kota Tomohon saat menggelar Paripurna (foto: humas)

 

TOMOHON – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon menggelar  rapat paripurna dalam rangka pemandangan umum fraksi- fraksi terhadap Rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang perlindungan anak.

 

Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD  Ir Miky Junita Linda Wenur didampingi Wakil Ketua Caroll Senduk, SH dan Wakil Ketua Youddy Moningka, SIP bersama anggota anggota lainnya.

 

Rapat paripurna dihadiri oleh Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman, SE. Ak bersama jajaran pemerintah Kota Tomohon. Dalam rapat ini fraksi-fraksi menerima dan menyetujui Ranperda perlindungan anak untuk dibahas sesuai mekanisme yang berlaku.

 

Adapun pemandangan umum dari fraksi fraksi antara lain, Fraksi Partai Golkar berharap agar tujuan dari pengajuan ranperda ini benar-benar akan berdampak dalam semua segi unt5uk kebutuhan dari semua anak itu sendiri.

 

“Sebab disadari bahwa di kota tomohon masih sangat diperlukan keterlibatan dari semua elemen yang ada baik pemerintah maupun dari masyarakat, keluarga dan org tua yang bertanggung jawab atas oerlindungan anak,” kata fraksi Golkar melalui perwakilannya.

 

Lain halnya dengan Fraksi PDIP yang menyampaikan bahwa masa depan bangsa dan negara serta Kota Tomohon akan sangat ditentukan oleh kualitas generasi penerus. Karena itu anak anak harus mendapatkan kesempatan utk hidup, tumbuh dan berkembang secara wajar, baik dan berkualitas secara fisik, mental bahkan secara rohaniah.

 

Sementara Fraksi Partai Demokrat dalam pandangannya mengatakan Ranperda ini memerlukan ketegasan dan kejelasan mengenai batasan umur karna terdapat banyak definisi mengenai anak dengan batasan batasan umurnya.

 

Sedangkan pandangan umum dari Fraksi Partai Gerindra menyampaikan bahwa anak perlu dan sudah selayaknya memdapatkan kesempatan yang seluas-luasnya untuk kelangsungan hidup, pertumbuhan dan perkembangan secara wajar, baik fisik, mental, maupun sosial.

 

“Hak anak itu sendiri dapat kita pahami adalah bagian dari hak asasi manusia yang wajib dijamin, dilindungi dan dipenuhi oleh orang tua, masyarakat, pemerintah daerah dan Negara,” kata Fraksi Gerindra.

 

Tampak hadir dalam rapat paripurna tersebut para anggota DPRD Kota Tomohon serta jajaran  dari pemerintah Kota Tomohon.  (denny)