Search
Jumat 2 Oktober 2020
  • :
  • :

Sampai Hari ini, Pasien Positif di Tomohon 408 Orang

Yelly Potuh, SS

 

TOMOHON – Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tomohon Yelly Potuh, SS melalui rilis resmi, Minggu (13/09/20) mengatakan jumlah pasien terkonfirmasi Positif tidak ada perubahan, tetap sama dengan kemarin hari yaitu tercatat sebanyak 408 orang.

 

Untuk itu, walikota Tomohon telah mengeluarkan Peraturan Walikota Tomohon nomor 28 Tahun 2020 tertanggal 1 September 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019.

 

“Salah satunya mengatur tentang kewajiban setiap warga masyarakat untuk menggunakan alat pelindung diri berupa masker, mencuci tangan secara teratur menggunakan sabun dengan air mengalir, membatasi interaksi
fisik, dan/atau meningkatkan daya tahan tubuh dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat,” kata Potuh.

 

Kata Potuh, bagi yang melanggar ketentuan ini, akan dikenakan sanksi administratif berupa teguran lisan, teguran tertulis, kerja sosial, dan/atau denda administratif sebesar Rp. 100.000,- (seratus ribu rupiah) yang langsung disetorkan ke Kas Daerah.

 

Ia menjelaskan penerapan penindakan/pemberian sanksi dilaksanakan oleh pemerintah bersama TNI/Polri. Untuk itu, Gugus Tugas mengajak seluruh masyarakat Kota Tomohon untuk terus berdoa, memohon kepada TUHAN Yang Maha Kuasa agar pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) ini segera berlalu.

 

Gugus Tugas juga meminta masyarakat untuk tidak lengah, karena perjuangan melawan pandemi masih belum berakhir.

 

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat karena tetap mematuhi himbauan pemerintah dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan seperti menjaga jarak, menghindari kontak fisik, menghindari kerumunan, selalu menggunakan masker saat beraktifitas di luar rumah, rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir atau menggunakan hand sanitizer, dan tingkatkan imunitas tubuh masing-masing, karena mencegah lebih baik daripada mengobati,” pungkasnya. (redaksi)