Search
Senin 25 Mei 2020
  • :
  • :

Terkait Penanganan Corona, Walikota Tomohon Vidcon Dengan Beberapa Menteri

Wali Kota Eman saat vidcon dengan beberapa menteri (foto: Prokopim)

 

TOMOHON РWali Kota Tomohon Jimmy Feidi Eman, SE.Ak, CA bersama Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir. Harold V. Lolowang, MSc dan jajaran Pemerintah Kota Tomohon melakukan Video Conference bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Perindustrian, Menteri Perdagangan, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Pertanian, Menteri BUMN, Kepala BKPM serta 520 Bupati/Walikota dan Sekda se-Indonesia membahas langkah-langkah antisipasi dan kebutuhan Daerah Bidang Perindustrian, Perdagangan, Ketenagakerjaan Pangan & Logistik dalam Pencegahan Penyebaran dan Percepatan Penanganan Covid-19. di Command Center Tomohon, Selasa (7/4/20).

 

Memulai Vidcon Mendagri menegaskan bahwa daerah mengambil peran dalam menjaga daerah masing-masing sekaligus mencukupi kebutuhan sarana dan prasana sekaligus membendung penyebaran dan pencegahan penularan covid-19.

 

Untuk itu, ia mengingatkan kepada kepala daerah untuk menyiapkan ketersediaan pangan selama pandemi Virus Corona. Jika ketahanan pangan tidak dibuat maka akan terjadi permasalahan sosial di daerah tersebut.

 

Kemendagri memaparkan kebutuhan logistik untuk penanganan covid-19. Seperti identifikasi industri yang bisa menyiapkan proteksi individu seperti masker & vitamin, proteksi masyarakat, kesiapan RS hingga barang kebutuhan pasien.

 

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menguraikan pemetaan sektor industri terdampak covid-19.
Selain dampak negatif, juga ada dampak positif dimana terbuka peluang untuk industri dengan demand (kebutuhan) tinggi saat ini. “Ini akan menunjang perekonomian kita,” ujar Kartasasmita.

 

Menteri BUMN Erick Thohir menguraikan kesiapan PT Pos menyalurkan bantuan bagi warga terdampak covid-19. Juga kesiapan PT Kimia Farma memproduksi 60 ribu obat klorokuin dan avigan.

 

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo juga menyampaikan, ketersediaan komoditas pangan menjadi sangat urgen saat ini. Mentan menyiapkan 11 komoditas yang dijaga ketersediaannya yakni, beras, telur, daging, dan sebagainya.