Search
Selasa 19 November 2019
  • :
  • :

Walikota Tomohon Buka Kegiatan Pelatihan Tata Kelola Destinasi

Jimmy Feidie Eman, SE.Ak.CA

 

TOMOHON – Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman, SE.Ak, CA membuka kegiatan pelatihan tata kelola destinasi di wilayah Kecamatan Tomohon Utara dan Barat di Hotel Grand Master Tomohon, Selasa (08/10/19).

 

Atas nama pemerintah Kota Tomohon walikota mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai salah satu bentuk dukungan dan concern pemerintah Kota Tomohon dalam menunjang kepariwisataan sebagaimana visi misi Walikota tahun 2016-2021 yaitu terwujudnya masyarakat yang religius, berdaya saing, demokratis, sejahtera, berbudaya dan berwawasan lingkungan, menuju kota wisata dunia.

 

“Sebuah komitmen yang jelas yaitu menjadikan Kota Tomohon sebagai sebuah world class destination. Standarnya jelas, yaitu destinasi wisata kelas dunia atau yang mendunia,” kata Eman.

 

Tentu dengan kualifikasi yang disyaratkan yang diantaranya adalah kesiapan 3A : Atraksi, Aksesibilitas dan Amenitas.

 

“Artinya kita harus menyiapkan atraksi sebagai daya tarik wisata baik dalam bentuk atraksi wisata maupun atraksi budaya yang tidak hanya bersifat promotif tapi juga bernilai ekonomis. Kita bangga bahwa Kota Tomohon tidak kekurangan atraksi wisata maupun budaya dimaksud,” jelasnya.

 

Tercatat, Kota Tomohon memiliki 32 atraksi wisata dan budaya unggulan dari total 84 secara keseluruhan. Aksesibilitas adalah juga sebuah keharusan yang akan memberi nilai dalam menunjang atraksi wisata yang sudah ada.

 

Amenitas sebagai fasilitas penunjang yang memberikan pelayanan bagi wisatawan untuk segala kebutuhan selama tinggal atau berkunjung.

 

Tercatat 136 rumah makan dan 29 hotel, siap mendukung kepariwisataan di Kota Tomohon yang salah satunya Hotel Grand Master yang menjadi venue kegiatan pelatihan hari ini yang terus didorong pemerintah tidak hanya sekedar untuk menyiapkan lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal tapi juga untuk terus berbenah menaikkan standar bagi kompetisi usaha yang lebih kompetitif dengan standar yang teruji.

 

“Berharap melalui pembekalan ilmu pengetahuan yang komprehensif dalam pelatihan ini, mampu membentuk karakter-karakter sadar wisata dan bertanggung jawab memajukan Kota Tomohon melalui sektor pariwisata karena keterlibatan masyarakat dalam setiap program pemerintah,” harapnya.

 

“Diharapkan akan memberi akses positif sebagai implementasi ikhtiar nyata pemerintah untuk memberi dampak yang sebanyak-banyaknya bagi kesejahteraan masyarakat sebagai output program dan kegiatan inovatif dan kreatif sektor pariwisata pemerintah Kota Tomohon,” tandasnya.

 

Kepala Dinas Pariwisata Daerah Kota Tomohon Masna Pijoh, S.Sos menjelaskan 1. melaksanakan kegiatan Pelatihan Tata Kelola Destinasi Pariwisata di Wilayah Kecamatan Tomohon Utara dan Kecamatan Tomohon Barat sebagai upaya Pemerintah Kota Tomohon melalui Dinas Pariwisata dalam Pengembangan Destinasi Pariwisata untuk menarik kunjungan wisatawan ke Kota Tomohon.

 

2. Sebagai upaya Pemerintah Kota Tomohon dengan melibatkan stake holder terkait dalam mensosialisasikan dan mendukung Program Pemerintah pada sektor Pariwisata untuk menjadikan Kota Tomohon sebagai Kota Pariwisata Dunia.

 

3. Melalui Kegiatan Pelatihan Tata Kelola Destinasi Di Wilayah Kecamatan Tomohon Utara dan Tomohon Barat dapat mempengaruhi peningkatan arus kunjungan wisatawan baik mancanegara maupun domestik yang akan memberikan dampak positif pada pertumbuhan ekonomi masyarakat Kota Tomohon.

 

4. Destinasi Wisata dan SDM Pariwisata yang siap untuk mensukseskan Tomohon International Flower Festival 2020.

 

Hadir sebagai narasumber Ketua Asosiasi Destinasi Wisata Tomohon Joudy Aray, S.Pd. Peserta Para Lurah dan Pengelola/Pemilik Destinasi Wisata. (denny)