Search
Senin 22 Juli 2019
  • :
  • :

Walikota Tomohon Hadiri Rakernas Kemendag dan BKPM

Kemendag

(Foto: humas)

 

TOMOHON – Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak mengikuti Rapat Kerja nasional (Rakernas) Kementerian Perdagangan (Kemendag) Tahun 2019 dan Rapat Koordinasi Nasional (rakornas) Investasi tahun 2019 yang diselenggarakan oleh BKPM di ICE di BSD Tangerang, Selasa (12/3/19).

 

Presiden RI Ir Joko Widodo yang membuka kedua kegiatan tersebut dalam sambutannya menuturkan untuk wajib bersyukur karena di Tahun 2018, ekonomi Indonesia masih bertumbuh hingga 5,17 persen.

 

Padahal dalam empat tahun terakhir, ekonomi global sedang tidak baik. “Bicara urusan ekonomi. Empat tahun ini ekonomi global sedang pada posisi tidak baik. Ekonomi turun, pasar-pasar komoditas turun dan ikut mempengaruhi ekonomi dalam negeri Indonesia,” ucap Jokowi yang menggunakan batik lengan panjang tersebut.

 

“Tapi kita wajib bersyukur, pada ‎2018 ekonomi kita masih tumbuh 5,17 persen. Ini patut kita syukuri. Banyak negara yang tidak bisa pertahankan growth sehingga banyak yang terjun ke bawah 1-1,5 persen,” ungkap Jokowi lagi.

 

Menurutnya jika dibandingkan pada 2014, angka inflasi Indonesia mencapai 8 persen lalu terus mengalami penurunan mencapai 3,13 persen di ‎2018. Penurunan angka inflasi itu, kata Jokowi harus pula disyukuri.‎ Ini berarti Indonesia bisa mengendalikan harga.

 

“Artinya pengendalian harga bisa dilakukan pada angka sangat rendah, 3,13 persen. Jadi kalau ada yang menyampaikan harga naik, ya kalau 1-2 barang biasa. Tapi secara rata-rata, teori ekonomi yang namanya inflasi ya pengendalian harga. Artinya dibanding 2014, turunnya anjlok,” tambah Jokowi.

 

Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman, SE.Ak.mengatakan bahwa Kota Tomohon mengalami kemajuan pesat dalam bidang ekonomi dan investasi hal ini ditandai dengan bergeliatnya perekonomian dengan hadirnya beberapa hotel yang sementara dalam proses perampungan pembangunan dan ada yang telah di buka dalam tahapan soft opening.

 

Begitu juga dengan bertambahkan obyek-obyek wisata yang di kelola swasta dan telah menjadi tujuan wisata yang menarik minat kunjungan para wisatawan.” Ini berdampak pada perekonomian masyarakat juga memberikan kontribusi nyata dalam investasi dan perdagangan di Indonesia,” ujra Eman.

 

Kehadiran dalam rakornas ini merupakan bagian dari koordinasi antar stakeholder baik kementerian dan lembaga didalamnya pemerintah daerah. Kegiatan ini diikuti para kepala daerah serta instansi terkait lainnya. (denny)




error: Content is protected !!