Search
Rabu 21 Oktober 2020
  • :
  • :

Walikota Tomohon hadiri Sosialisasi Pembukaan Rumah Ibadah & Bahaya Narkoba

 

TOMOHON – Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman, SE.Ak.CA menghadiri acara sosialisasi tentang pembukaan rumah ibadah dan bahaya narkoba bagi generasi muda ditengah covid -19 di Rumah Dinas Walikota Tomohon, Jumat (18/09/20).

 

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Tomohon. Ketua FKUB Kota Tomohon Pdt. Vonny Roring, STh dalam laporannya mengatakan Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mewujudkan Tomohon yang aman, tentram, tertib dan damai dalam segala situasi dan kondisi terlebih khusus aman dari covid dan narkoba.

 

Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak.CA berharap dengan adanya acara ini para peserta terlebih khusus para tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan dapat membantu pemerintah dalam mensosialisasikan tentang pentingnya protokol kesehatan covid-19 dan tentang bahaya narkoba di jemaat/masyarakat di jemaat masing-masing.

 

Eman juga mengingatkan tentang Surat Edaran Menteri Agama nomor SE.15 Tahun 2020 tentang panduan penyelenggaraan kegiatan keagamaan dirumah ibadah dalam mewujudkan masyarakat produktif dan aman covid di masa pandemi.

 

Hal ini menjawab kerinduan umat beragama untuk kembali melaksanakan ibadah di rumah ibadah masing-masing dengan tetap menaati protokol kesehatan terutama dalam pencegahan persebaran covid-19 dan perlindungan kepada masyarakat dari resiko ancaman dampaknya.

 

“Rumah ibadah harus menjadi contoh terbaik dalam penerapan protokol kesehatan ketat dan pencegahan penyebaran covid-19. Tentu melalui peran aktif tokoh-tokoh agama dan tokoh-tokoh masyarakat,” tegas Eman.

 

Tampil sebagai pemateri Kepala BNN Provinsi Sulawesi Utara Drs. Victor J. Lasut, M.M yang membawa materi bertajuk “Peredaran Gelap Narkoba Di Tengah Pandemi Covid-19”.

 

Kepala BNN mengatakan saat ini operandi sindikat Narkoba di dalam melebarkan pasar narkoba yakni sindikat melakukan inovasi membuat narkotika dengan berbagai bentuk seperti permen, kue & minuman.

 

Lanjut Lasut, rekrut tanpa disadari atau secara sadar seorang publik figur untuk menggaet pengguna baru. Menyebarkan pameo baru yang langsung viral atau disukai generasi muda.

 

“Dengan modus operandi distribusi narkoba dalam pandemi covid-19 yakni melalui : pengiriman peralatan medis, ambulance, kurir anak-anak, melalui online dan inovasi lainnya. Dengan cara penggunaan di rumah, di kebun, dikamar hotel dan tempat kos,” terang Lasut. (redaksi)