Search
Senin 23 September 2019
  • :
  • :

Warga Kinilow Satu Ditemukan Meninggal di Dalam Kamar

Kinilow

Korban YWN saat ditemukan tak bernyawa didalam kamar (foto: Polres Tomohon)

 

TOMOHON – YWN 47 tahun warga Kelurahan Kinilow satu Kecamatan Tomohon utara ditemukan sudah tak bernyawa didalam kamar di rumah keluaga Ngantung-Pangalila di Kelurahan Kinilow Lingkungan VI Tomohon Utara, Rabu (15/05/19).

 

Polres Tomohon melalui Piket Polsek Tomohon utara yang mendapat informasi tersebut langsung mendatangi Tempat penemuan Mayat yang terjadi di rumah keluarga Ngantung-Pangalila kelurahan Kinilow satu lingkungan VI Kecamatan Tomohon Utara Kota Tomohon.

 

Piket Polsek Tomohon Utara di Pimpin Kapolsek Iptu Yulianus Samberi S.Ik, bersama Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres, untuk melakukan olah tempat kejadian, kemudian mengintrogasi awal terhadap para saksi tetangga termasuk saksi yang tinggal serumah dengan korban.

 

Menurut infomasi yang didapat dari Polres Tomohon yang menginteogasi saksi Hana Manopo yang adalah keponakan koban, penemuan korban berawal dari kecurigaan saksi Hana karena sudah dua hari korban tidak keluar dalam kamar.

 

Menurut saksi Hana, terakhir kali saksi melihat pada pagi hari selasa 14 Mei masak super mie dan makan, terdengar dalam kamar korban sambil bernyanyi.

 

Saksi Hana tergerak hati untuk mengetuk pintu memastikan keberadaan korban, setelah sampai depan pintu terhirup bau tidak sedap ( busuk), pintu terkunci sambil memanggil korban dan berlari memanggil tetangga untuk memastikan melihat dari Ventilasi kamar. Terlihat korban posisi tertelungkup tidak bergerak.

 

Mendapat informasi lanjutan dari keluarga, bahwa korban sering ada keluhan penyakit asam urat dan asam lambung, keseharian tinggal di rumah kakak korban Ferry Piet Ngantung, 49 tahun, Pendeta, kemudian korban sudah lama pisah dengan Istri, mempunyai anak perempuan berada di luar daerah.

 

Kapolres Tomohon AKBP Raswin B Sirait S.Ik, SH, M.Si membenarkan laporan dari Kapolsek Tomohon Utara, kemudian Keluarga telah membuat surat penolakan untuk di lakukan Otopsi dan mengetahui pemerintah setempat.

 

“Tindakan kepolisian telah dilaksanakan yaitu mengolah tempat kejadian dalam kamar korban, dan membawa korban ke RS Bethesda untuk di Visum luar sambil di bersihkan, karena saat di temukan korban mengeluarkan darah dari mulut,” terang Kapolres Tomohon AKBP Raswin Bachtiar melalui Kapolsek Tomohon Utara Iptu Yulianus Samberi S.Ik. (denny)

 

 




error: Content is protected !!