HUT ke-70 TNI, Walikota : Bersama-sama rakyat, TNI Harus Terus Menjaga Kebhinnekaan Tunggal Ika.

Manado65 Dilihat
Walikota GS Vicky Lumentut dan Ketua DPRD Manado Nortje Van Bone saat menghadiri upacara HUT ke-70 TNI.(foto:ist)
Walikota GS Vicky Lumentut dan Ketua DPRD Manado Nortje Van Bone saat menghadiri upacara HUT ke-70 TNI.(foto:ist)

MANADO,(speednews-manado.com)—Puncak peringatan HUT ke-70 Tentara Nasional Indonesia (TNI), digelar di Lapangan Mega Mas Manado, Senin (05/10/15) sore tadi.

Walikota Manado GS Vicky Lumentut (GSVL), turut hadir memenuhi Undangan untuk mengikuti peringatan HUT TNI ke-70. Tampak hadir Wawali HAB Mangindaan yang duduk di jajaran FKPPI, juga hadir Ketua DPRD Manado Nortje Henny Van Bone.

Mengutip amanat Presiden Joko Widodo, Walikota GSVL mengatakan bahwa dalam menapaki usia yang ke-70 tahun, TNI bisa menggunakan momentum ini untuk mengingat kembali jati diri TNI sebagai sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang,

Tentara Nasional dan Tentara Profesional. Sejarah mencatat bahwa TNI dilahirkan dari “rahim” rakyat. Panglima Besar Jenderal Soedirman menyatakan bahwa hubungan TNI dan rakyat adalah ibarat ikan dan air.

Baca juga:  261 Anggota PPS se Kota Manado Resmi Dilantik

Ikan tidak akan hidup tanpa air. Rakyatlah yang mengandung, merawat, dan membesarkan TNI .
Untuk itu,

TNI harus menempatkan diri sebagai perekat kemajemukan dan menjaga persatuan Indonesia. Sebagai Tentara Nasional, TNI tidak boleh tersekat-sekat dalam kotak suku, agama dan golongan. TNI adalah satu, yakni Tentara Nasional, yang bisa berdiri tegak di atas semua golongan, mengatasi kepentingan pribadi dan kelompok, yang mempersatukan ras, suku, dan agama dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan. Bersama-sama rakyat, TNI harus terus menjaga kebhinneka tunggal ika-an. Hanya dengan itu, Indonesia bisa menjadi bangsa majemuk yang kuat dan solid.

“Keragaman dan perbedaan janganlah menjadi sumber konflik. Kemajemukan seharusnya semakin melengkapi atas kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Sehingga keragaman justru menjadi perekat bangsa, menjadi energi kolektif mencapai kemajuan bangsa. Kita harus mampu menjadikan kemajemukan itu sebagai kekuatan kita dalam menyongsong masa depan,” ujarnya. “Dirgahayu TNI,” ucap Walikota GSVL.(romel)

Baca juga:  Dituduh Dugaan Penghinaan, Angouw: Saya Tak Kenal Arthur Mumu, Siapa Dia?

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *