Ibadah Pisah Sambut Pendeta Jemaat GMIM Bait-El Kakaskasen   

Tomohon154 Dilihat
Wawali SAS saat memberikan sambutan 

TOMOHON – Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa kegiatan seperti ini di wilayah Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) merupakan hal yang biasa dilaksanakan, hal ini dimaksudkan  dalam rangka mewujudnyatakan misi pelayanan gereja untuk lebih melayani, bersaksi, dan bersekutu.

Seperti dalam 1 Samuel 10 : 7 berbunyi, ”lakukanlah apa saja yang didapat oleh tanganmu, sebab Allah menyertai engkau.” Hal ini dimaksudkan sebagai pelayan Tuhan apabila sudah ditempatkan oleh Tuhan dimana saja, maka lakukan apa saja demi pekerjaan Tuhan, bergumullah dan berdoalah bahwa Tuhan akan senantiasa membantu dan memampukan untuk memenuhi tugas-tugas yang sudah dipercayakan baik kepada pendeta Sherly Makisanti, S.Th maupun kepada pendeta Ireyne Margaretha Mangala, M.Th.

Hal tersebut dikatakan Wakil Wali Kota Syerly Adelyn Sompotan (SAS) mewakili Pemerintah Kota Tomohon saat menghadiri Ibadah Pisah Sambut pendeta di Jemaat Bail-El Kakaskasen, Minggu (3/9/17). Selaku Khadim pada ibadah ini Wakil Ketua Bidang Misi dan Oikumene BPMS GMIM Pdt. DR. Hein Arina.

Baca juga:  Temu Kader Keluarga Berencana, Eman : Seluruh Kader KB Se- Kota Tomohon Tingkatkanlah Kinerja Dalam Melayani Masyarakat.  

Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman, SE.Ak dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wakil Walikota mengatakan, atas nama pemerintah Kota Tomohon, Pribadi dan Keluarga menyampaikan ucapan selamat melayani di tempat yang baru kepada pendeta Sherly Makisanti, S.Th dan selamat datang kepada pendeta Ireyne Margaretha Mangala, M.Th.

Sehubungan dengan itu, kata SAS kepada pendeta jemaat yang baru di dalam melaksanakan pelayanan pekerjaan Tuhan jangan pernah sekalipun berpikir bahwa pekerjaan pelayanan ini sulit, namun serahkan sepenuhnya pada campur Tangan Tuhan karena Tuhan akan menyertai untuk melakukan perkara besar bila kita berserah sepenuhnya kepada Tuhan.

”Jangan pernah ragu dan takut untuk melayani dalam pekerjaan Tuhan dimana tugas yang sudah dipercayakan haruslah dilaksanakan dengan penuh rasa tanggungjawab dan rendah hati serta mengandalkan Roh Tuhan,” ujar Wawali.

Berkenaan dengan itu, Wawali mengajak kita semua untuk senantiasa mengajarkan cinta kasih yang merupakan implementasi dari reformasi iman Kristen untuk membuka sekat-sekat pemisah yang membatasi hubungan toleransi kehidupan berjemaat maupun bermasyarakat.

Baca juga:  Senduk Hadiri Peresmian Gereja Katolik Santo Petrus Kumelembuai

”Karena itu, saya perlu mengingatkan pada kita sekalian, bahwa barangkali sangat penting bagi kita warga jemaat yang saat ini sedang melaksanakan berbagai kegiatan yang sifatnya religius, kiranya senantiasa mengedepankan kasih kepada sesama dan jemaat,” tutup Wawali.

Hadir pula dalam ibadah ini para Pendeta Pelayan Jemaat GMIM Kakaskasen Bait El, Sekretaris Daerah Ir. H.V. Lolowang, M.Sc, jajaran Pemerintah Kota Tomohon, seluruh Jemaat GMIM Kakaskasen Bait El serta undangan. (denny)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *