Senduk Jawab Tuntutan Pendemo Karyawan PD Pasar Yang Dirumahkan

Berita Utama, Manado65 Dilihat
Lucky Senduk

MANADO – Menyikapi aksi demo ex karyawan PD Pasar yang dirumahkan di kantor Pemkot dan DPRD kota Manado, Direktur PD Pasar Kota Manado Dr Roland Roeroe melalui Direktur Umum (Dirum) Lucky Senduk menjawab tuntutan para pendemo tersebut.

Kepada wartawan, Kamis (04/11) Senduk menjelaskan 104 tenaga kontrak diberhentikan oleh Direksi PD Pasar berdasarkan rekomendasi hasil temuan Inspektorat Kota Manado.

Dimana lanjut Lucky Senduk bahwa ditemukan karyawan PD Pasar yang tidak mempunyai kontrak kerja serta SK pengangkatan sebanyak 104 orang.

Dekot Manado melalui Legislator Bobby Daud, Benny Parasan, Artur Rahasia dan Wahid Ibrahim menerima para pendemo di ruangan fraksi PAN (Foto: ist).

Untuk itu kata Senduk, Direksi PD Pasar mengambil langkah untuk memberhentikan karyawan-karyawan tersebut agar tata kelola kepegawaian bisa sesuai peraturan perundang-undangan dan menghindari pembayaran gaji “Karyawan ilegal” (Fiktif).

Sedangkan terkait tuntutan pembayaran gaji Feb-Mei 2021, dikatakan Dirum Lucky Senduk bahwa pihak Direksi PD Pasar belum mengambil keputusan pembayaran gaji tersebut, karena Dewan Pengawas PD Pasar Manado telah meminta Inspektorak Kota Manado untuk melakukan pemeriksaan khusus penggajian karyawan PD Pasar Manado untuk bulan Februari-Mei 2021.

Baca juga:  Dihadapan Mahasiswa Hukum Trisakti, SBANL Jelaskan Eksistensi DPD RI Sebagai Lembaga Negara

“Belum ada hasil pemeriksaan dan rekomendasi dari Inspektorat Manado sehingga direksi tidak akan mengambil langkah yang tidak berlandaskan hukum, walaupun status mereka (Direksi, Red) masuk sebagai Direksi PD Pasar pada tanggal 17 Mei 2021. Namun hal tersebut tetap menjadi tanggung jawab Direksi yang ada saat ini.,” ujarnya.

Dia juga menjelaskan dalam hal tata kelola kepegawaian, terutama kompeten serta analisa jabatan dan kepegawaian, maka Direksi PD Pasar Manado melaksanakan kegiatan Assessment karyawan, penelitian data kepegawaian dan potensi kerja.

Para pendemo saat berada di Kantor wali Kota Manado (Foto: ist)

” Adapun hasil tersebut antara lain adanya rekomendasi/surat keterangan sehat kejiwaan dari dokter Psikiater yang mencantumkan direkomendasikan atau tidak direkomendasikan karyawan untuk bekerja di PD Pasar,” jelasnya.

Baca juga:  Wawali Richard Sualang Buka Puasa Bersama Jamaah Masjid Al-Amin Dendal

Sedangkan adanya temuan karyawan yang masuk kerja di PD Pasar Manado berusia di atas 50 tahun padahal dalam Peraturan Perusahaan PD Pasar Manado tidak bisa menerima hal tersebut.

Dia juga menepis pendapat bahwa Direksi saat ini melakukan PHK dan merumahkan karyawan berdasarkan unsur politik, hal itu sama sekali tidak benar.

“Kami dapat membuktikan itu tidak benar, karena ada beberapa Karyawan yang memegang posisi Kabag, Wakabag, Asisten Manajer merupakan pimpinan Relawan ” PAHAM ” dan kepala-kepa seksi yang ada juga merupakan pimpinan Relawan yg bukan mendukung AARS,” jelas dia panjang lebar. (*denny)