Pemkot Tomohon Gelar Penandatanganan Penetapan Perjanjian Kinerja Organisasi

Wali Kota Tomohon Caroll Senduk ikut menandatangani penetapan perjanjian kinerja organisasi tahun 2022 (Foto: Prokopim)

TOMOHON – Pemkot Tomohon menggelar kegiatan penataan organisasi sub bagian peningkatan kinerja dan reformasi birokrasi tahun 2022, penandatanganan penetapan perjanjian kinerja organisasi tahun 2022 yang digelar di Ruang Rapat Lantai III Setda Kota Tomohon, Rabu (02/02/22).

Wali Kota Tomohon Caroll J.A. Senduk, SH dalam sambutannya menyambut positif dilaksanakannya kegiatan ini, yang menurutnya memiliki peran yang sangat strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kota Tomohon.

“Visi kita bersama dalam menjalankan pemerintahan yakni “Tomohon maju, berdaya saing dan sejahtera”,” ujar Senduk.

Dikatakannya, salah satu misi yang akan diwujudkan bersama-sama yaitu misi kelima “Mewujudkan pelayanan pemerintahan yang bersih, efektif dan berintegritas”.

Pelayanan pemerintah yang bersih, efektif dan berintegritas hanya dapat diwujud nyatakan apabila para pejabat jajaran pemerintah Kota Tomohon yang hari ini akan menandatangani penetapan perjanjian kinerja organisasi bekerja dengan selalu mengandalkan Tuhan, loyalitas tegak lurus, bekerja dengan jujur, ikhlas dan ketulusan hati, diselimuti dengan semangat solidaritas dan komitmen yang kuat untuk bekerja bersama dan sama-sama bekerja yang dilandasi oleh totalitas yang tinggi.

Baca juga:  Raih Opini WTP, DPRD Manado Apresiasi Kepemimpinan AARS

Pemerintah Kota Tomohon tidak akan berhenti pada paradigma pemerintahan Good Governance and Clean Government, tetapi dengan komitmen bersama mari wujudkan Smart Government di Kota Tomohon yakni pemerintah yang cerdas melayani dan mengabdi untuk kesejahteraan masyarakat.

“Bersama dengan Wakil Walikota Tomohon Wenny Lumentut, SE kami menetapkan tahun ini selama kepemimpinan sebagai tahun kinerja, disiplin dan pengembangan kompetensi. Ini berarti kita semua secara solid berjuang bersama meningkatkan kinerja dan karya dalam rangka menghadirkan pemerintah yang dengan totalitas untuk melayani masyarakat,” terangnya.

Dijelaskan, penandatanganan penetapan perjanjian kinerja organisasi adalah dokumen yang berisikan penugasan dari Walikota Tomohon kepada Sekretaris Daerah Kota Tomohon dan kepala perangkat daerah sebagai pengguna anggaran untuk melaksanakan program, kegiatan dan sub kegiatan yang disertai dengan indikator kinerja yang smart yaitu specific (kekhususan), measurable (terukur), achievable (tercapai), relevant (relevan), dan time-bound goals (tepat waktu).

“Saya mengajak kita bekerja berorientasi pada hasil (outcome), mempunyai dampak positif (positive impact) dan nilai ekonomis bagi masyarakat kota tomohon (benefit),” ajaknya.

Baca juga:  Perkuat Koordinasi, KPU Sulut Gelar Rapat Konsolidasi Daerah

Lagi kata Senduk, dirinya dan Wakil Walikota Tomohon Wenny Lumentut, SE menyadari bahwa saat ini pandemi covid-19 yang secara global melanda seluruh belahan di dunia, termasuk di Negara Kesatuan Republik Indonesia turut dirasakan dan mempengaruhi aktivitas pemerintahan di Kota Tomohon.

Bersama kita telah melakukan refocusing dan realokasi anggaran untuk penanggulangan dan pencegahan covid-19. Hal ini berdampak pada penyesuaian dan pengurangan anggaran pada beberapa sub kegiatan.

“Namun kami berharap sekalipun terdapat penyesuaian dan pengurangan anggaran tetapi outcome, impact dan benefit dari program dan kegiatan akan tetap tercapai. Hal ini selaras dengan essensi dari kinerja yakni memaksimalkan sumber daya manusia yang tersedia dan mengefisiensikan penggunaan anggaran untuk mencapai kinerja perangkat daerah yang optimal,” tandasnya.

Hadir Sekretaris Daerah Kota Tomohon Edwin Roring, SE. ME bersama seluruh kepala perangkat daerah se-Kota Tomohon. (**denny)