Gerrit Luntungan : Tulude, Simbol Kerukunan, Persatuan serta Kebersamaan Masyarakat

Minahasa Utara114 Dilihat
Anggota DPRD Minut Gerrit W  Luntungan, ST., MBA

 

Minut – Indonesia memiliki kekayaan budaya dari Sabang sampai Merauke yang beraneka ragam. Salah satunya yang menarik adalah upacara adat masyarakat Kepulauan Nusa Utara yang meliputi Sangihe, Talaud, dan Sitaro, Sulawesi Utara, yang disebut Tulude. Upacara adat Tulude merupakan acara sakral yang dilakukan sebagai rasa syukur atas segala berkat terhadap Mawu Ruata Ghenggona Langi (Tuhan Yang Maha Kuasa).

“Upacara adat Tulude merupakan hajatan tahunan warisan para leluhur masyarakat Nusa Utara (kepulauan Sangihe, Talaud dan Sitaro). Wilayah di ujung utara Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang hingga kini menjaga dengan baik tradisi tersebut. Telah berabad-abad acara sakral dan religi ini dilakukan oleh masyarakat etnis Sangihe dan Talaud yang ada di Likupang II ini sehingga tak mungkin dihilangkan atau dilupakan oleh generasi mana pun.

Anggota DPRD Gerrit Luntungan Didampingi Istri Tercinta Pingkan Mandagi Hadiri Pesta Adat Tulude Likupang II

 

Upacara adat Tulude juga menjadi simbol kerukunan, persatuan, serta kebersamaan masyarakat. Selama upacara berlangsung, masyarakat akan berkumpul untuk mengikuti prosesi upacara adat Tulude yang dilanjutkan dengan pesta rakyat, makan bersama. Terlihat, masing-masing keluarga membawa makanan dan ditempatkan di atas meja panjang untuk dinikmati bersama-sama. Upacara ini telah dilakukan warga Sangihe, Talaud, dan Sitaro yang ada di Likupang II selama bertahun-tahun.

Baca juga:  Sertijab Direktur RSUD Walanda Maramis, Alain Beyah Gantikan Joice Katuuk

 

 

Mengapresiasi Panitia dan Pemerintah Desa Likupang Dua juga masyarakat, yang menggelar kegiatan upacara adat Tulude yang luar biasa ini, bahkan antusias masyarakat dalam mengikuti acara adat Tulude yang luar biasa”, ujar Anggota DPRD Minut Gerrit Willem Luntungan, ST., MBA. saat menghadiri pesta adat Tulude di Desa Likupang Dua, yang digelar dilapangan terminal Likupang II, pada Sabtu, 04 Februari 2023.

Pantauan media speednews-manado.com, Anggota DPRD Kabupaten Minahasa Utara, Gerrit Willem Luntungan, ST., MBA. bersama istri tercinta, Pingkan Mandagi, menjadi tamu kehormatan di pesta adat Tulude Likupang II, dengan dipakaikan Peporong, sebagai topi kehormatan etnis Sangihe bagi tokoh masyarakat.

Lanjut dikatakannya, “Kehidupan di Likupang ini, sudah ada berbagai Etnis yang tinggal disini, lewat acara adat Tulude ini masyarakat bersatu, bersama bergotong royong mempersiapkan acara ini hingga sukses digelar.
Pesta Rakyat Upacara Adat Tulude ini bukan saja seremonial dalam melaksanakan syukuran, tapi juga untuk melestarikan budaya dan percaya Tulude akan membawa damai. Kiranya damai kita hari ini, besok dan seterusnya akan menjadi kebahagiaan bagi masyarakat Desa Likupang II.

Baca juga:  Kebersamaan, PemDes Tumaluntung Buka Puasa Bersama Jamaah Masjid Al Hidayah

Yakin dan percaya, masyarakat Likupang yang saling menghargai dan saling menghormati, juga penuh toleransi ini, di tahun 2023 akan lebih bagus lagi dari tahun sebelumnya”, tukas Anggota DPRD dari Partai PDIP, Gerrit Luntungan, ST. MBA. didampingi istri tercinta Pingkan Mandagi.

(enol)