Digitalisasi Pendidikan, PemKab Minut Lengkapi Sekolah dengan Chromebook

Minahasa Utara43 Dilihat

Minut – Digitalisasi Pendidikan, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dibawah kepemimpinan Bupati Joune J.E. Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si. dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung, S.H., M.H. (JGKWL), wujudkan komitmen dalam visi dan misi untuk mendukung digitalisasi pendidikan dengan pengadaan Chromebook di Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Minahasa Utara menjadi daerah pertama di Provinsi Sulawesi Utara yang memiliki fasilitas pendidikan Chromebook, mencakup Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), baik negeri maupun swasta.

Pengadaan Chromebook yang telah tersedia di seluruh SD dan SMP di Minahasa Utara memungkinkan siswa untuk mengikuti pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) secara serentak. ANBK ini menjadi pengganti ujian nasional dan bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan mengevaluasi input, proses, dan output pembelajaran.

Kepala Dinas Pendidikan, Aldrin Posumah mengatakan, “Setiap sekolah tingkat SD dan SMP di Minahasa Utara telah dilengkapi dengan Chromebook. Fasilitas ini mendukung program digitalisasi pendidikan yang merupakan inisiatif dari pemerintahan. Pengadaan Chromebook ini adalah kelanjutan dari program sebelumnya dan sesuai dengan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Utara dalam dunia pendidikan, yaitu untuk menghasilkan sumber daya manusia unggul melalui digitalisasi pendidikan”, ujar Kepala Dinas Pendidikan, Aldrin Posumah, pada Selasa, 26 September 2023.

Baca juga:  Bupati Joune Ganda Apresiasi Event Festival Buah Desa Batu

Lanjut dikatakan Kepala Dinas Pendidikan, Aldrin Posumah, “Proses pengadaan Chromebook dimulai sejak APBD tahun anggaran 2023 ditetapkan, dengan pengadaan melalui E-katalog pada awal tahun. Pengadaan ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pelaksanaan ANBK pada bulan Agustus 2023. Kontrak pengadaan Chromebook disepakati pada tanggal 13 Maret 2023 dengan harga per unit sebesar Rp.7.600.000 (7,6 juta) dari harga pasar sebesar Rp.7.700.000.
Pengadaan Chromebook tahun anggaran 2023 mencakup SD Swasta, SMP Swasta, dan SMP Negeri dengan total 2.631 unit dan anggaran keseluruhan sebesar Rp.19.995.600.000 ini termasuk rincian untuk masing-masing jenis sekolah:
SD Swasta: 1.428 unit dengan anggaran Rp.10.852.800.000.
SMP Negeri: 676 unit dengan anggaran Rp.5.137.600.000.
SMP Swasta: 527 unit dengan anggaran Rp.4.005.200.000.”, jelas Kepala Dinas Pendidikan, Aldrin Posumah.

Kepala Dinas Pendidikan, Aldrin Posumah juga membantah adanya dugaan mark-up dalam pengadaan Chromebook. “Harga Chromebook di E-katalog pada Februari-Maret 2023 adalah Rp.7.700,000. Kemudian, terjadi perubahan harga di bulan Juli 2023, yang bukan merupakan kewenangan dari pihaknya. Perubahan harga ini terkait dengan perkembangan kondisi pasar dan ketersediaan stok serta mengikuti harga Chromebook Konsolidasi.
Oleh karena itu, dugaan mark-up harga pengadaan Chromebook adalah keliru. Proses pengadaan telah dilakukan sejak Maret 2023 saat harga masih tinggi, untuk memenuhi kebutuhan penggunaan pada Agustus. Perubahan harga di bulan Juli 2023 terjadi setelah kontrak pengadaan telah disepakati dan tidak dalam kendali pihak Dinas Pendidikan.

Baca juga:  Bupati Joune Ganda Lantik 10 Pejabat Eselon II dan 4 Pejabat Eselon III

Pihak penyedia, PT. SAS Teknologi Nusantara, telah mendistribusikan Chromebook hingga ke sekolah-sekolah di seluruh pelosok Kabupaten Minahasa Utara dan akan memberikan pelatihan pengoperasian Chromebook kepada guru dan kepala sekolah.

Terkait dengan surat dari Olivia Basrin selaku Country Lead Google for Education Indonesia, surat tersebut mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dalam
digitalisasi pendidikan melalui program Merdeka Belajar. Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran diharapkan dapat meningkatkan efektivitas, personalisasi, dan inovasi dalam proses belajar mengajar.

Selain fokus pada fasilitas pendidikan, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara juga memberikan prioritas pada pengembangan infrastruktur pendidikan. Di tahun 2023, dana yang signifikan dialokasikan untuk membangun sekolah unggulan dari tingkat Taman Kanak-kanak (TK) hingga SMP, dengan total anggaran mencapai miliaran rupiah.

(enol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *