Pernyataan E2L Untuk Walikota Manado Salah Alamat

Berita Utama, Manado46 Dilihat
Stenly Wellem Tamo, SH

MANADO – Staf Khusus Pemerintah Kota Manado Stenly Tamo SH menyebut pernyataan Elly Engelbert Lasut atau E2L yang ditujukan kepada Walikota Manado, salah alamat dan terkesan seperti memprovokasi warga.

Kata Tamo, pernyataan E2L itu diunggah di media sosial dimana salah satu poinnya ialah meminta Wali Kota Manado Andrei Angouw (AA) untuk menyampaikan permohonan maaf ke warga Talaud, setelah viral soal Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita Talaud.

“Kenapa minta klarifikasi pada Walikota Manado tentang itu, ini saja sudah keliru. Apa yang disampaikan Walikota Manado berdasarkan data yang dikeluarkan BPS,” ujarnya.

Pria berdarah Talaud ini juga menyayangkan penyampaian E2L terkait PDRB ada jenis-jenisnya. Sebab, pernyataan itu dinilai hanya mengelabui saja.

Baca juga:  AARS Persembahkan Hattrick WTP Untuk Kota Manado

Dia pun menjelaskan bahwa yang disampaikan Wali Kota Manado itu adalah PDRB per kapita. “Dan bukan PDRB komponen yang lain seperti yang dijelaskan Bupati Talaud. Jadi, janganlah mengelabui. Kan data sudah ada. Saya juga orang Talaud. Statistik itu pasti tak berbohong dengan data,” tandasnya.

Untuk itu, dirinya pun menyarankan Bupati Talaud meminta klarifikasi ke Badan Pusat Statistik (BPS). Bukan kepada Walikota Manado.

“Kan sebenarnya data yang dikeluarkan BPS ini sudah ada di masing-masing pemerintahan daerah. Masa BPS keluarkan data untuk menjatuhkan. Kan tak mungkin, tapi malahan untuk menggenjot pembangunan ekonomi di daerah masing-masing,” sebutnya.

Untuk itu ditambahkannya, tak masuk akal kalau meminta klarifikasi ke Walikota Manado soal PDRB tersebut. Malah dia menegaskan harusnya Bupati Talaud menjadikan hal ini sebagai sebuah pelajaran untuk melakukan pembenahan.

Baca juga:  Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Manado Mengucapkan Selamat Merayakan Paskah 2024

“Mungkin musti harus lebih banyak belajar. Memangnya Pemerintah Manado yang buat data itu. Kan BPS yang buat. Jadi, Pemerintah Talaud baiknya berfokus saja untuk menggenjot pembangunan ekonomi,” tutupnya.

Wali Kota Manado Andrei Angouw sendiri sudah melakukan klarifikasi atas pernyataannya tersebut saat diundang Pengurus DPP Musyawah Kemasyarakatan Talaud (MUKAT).

Pada kesempatan itu, dihadapan para pimpinan organisasi terbesar di Talaud, Angouw menjelaskan tidak ada niat sedikitpun untuk melakukan penghinaan apalagi menyakiti perasaan warga Talaud, MUKAT sendiripun sudah mengeluarkan pendapat dimana menerima klarifikasi Walikota Manado dengan harapan untuk kebaikan Talaud kedepan. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *