Turun Drastis! Angka Prevalensi Stunting Minut 2023 Sentuh 10,9 Persen

Minahasa Utara311 Dilihat
Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin W Lotulung

Minut – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut) di bawah kepemimpinan Bupati Joune J.E. Ganda, S.E., MAP., M.M., M.Si. dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung, S.H., M.H., berhasil menurunkan angka Prevalensi Stunting di Kabupaten Minahasa Utara secara drastis.

Bupati Joune J.E. Ganda, S.E., MAP., M.M., M.Si. mengatakan, “Puji Tuhan, Prevalensi Stunting di Minahasa Utara Turun Drastis.
Pada tahun 2022, Prevalensi Stunting di Kabupaten Minahasa Utara mencapai 20,5%. Namun pada tahun 2023 berhasil turun secara drastis menjadi 10,9%”, ungkap Bupati Joune ganda.

Bupati Joune Ganda juga menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan semua pihak dalam mencapai pencapaian ini, “Ini capaian yang patut dibanggakan, dimana Target Pemerintah Pusat 2024 adalah 14% dan Minut tahun 2023 sudah di bawah target 2024”, tandas Bupati Joune Ganda, pada Kamis, 25 April 2024.

Baca juga:  Pimpin Apel, Bupati Joune Ganda Canangkan Budaya Inovasi yang Berdampak

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Minahasa Utara, dr. Jane M.S. Symons, M.Kes. mengatakan, “Komitmen Bupati Joune Ganda, SE., MAP., MM., M.Si. dan Wakil Bupati Kevin W. Lotulung, SH., MH. dalam mengakselerasi cepat Pencegahan dan Penanganan Stunting di Minahasa Utara dan dalam rangka mengawal Pelaksanaan Percepatan Penurunan Stunting dan Pelaksanaan Audit Kasus Stunting di Kabupaten Minahasa Utara, berhasil menurunkan angka Prevalensi Stunting di Kabupaten Minahasa Utara secara Drastis”, ujar Kadis dr. Jane M.S. Symons, M.Kes.

“Program percepatan penurunan stunting di Kabupaten Mibahasa Utara, intervensi pencegahan dan penurunan stunting dilakukan secara bersama-sama antara OPD penanggung jawab pelayanan dengan sektor atau lembaga non Pemerintah dan masyarakat.
Upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Minahasa Utara akan terus berlanjut walaupun sudah mencapai target nasional yang telah ditetapkan, upaya pencegahan harus terus dilaksanakan. Kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, Pemerintah Desa, lembaga swadaya, dan seluruh masyarakat terus menjadi kunci dalam menangani masalah ini secara efektif”, ujar Kadis dr. Jane M.S. Symons, M.Kes.

Baca juga:  Bupati Joune Ganda Targetkan Angka Stunting 2024 Minut 1 Digit

(enol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *