Wujudkan Ketahanan Pangan, Desa Werot Panen Jagung Perdana

Minahasa Utara188 Dilihat
Hukum Tua Desa Werot Belly D. Rampengan SE.

Minut – Dukung ketahanan pangan, Pemerintah dan masyarakat Desa Werot, Kecamatan Likupang Selatan, Kabupaten Minahasa Utara berhasil Panen Jagung Perdana 8 Ton.

Hukum Tua Desa Werot, Belly D. Rampengan, SE. mengatakan, “Untuk penanaman jagung sudah dilakukan pada bulan Januari sebanyak 45 kilo bibit jagung. Jagung yang ditanam merupakan varietas unggul. Setelah 2,5 bulan ditanam, berhasil panen dengan hasil 8 ton; dan sudah ditanam kembali bibit jagung 55 kilo yang akan panen kembali pada bulan April ini. Penanaman jagung in memberikan dampak positif yang begitu besar terhadap masyarakat khususnya para petani Jagung dalam mendukung program Ketahanan Pangan Kabupaten Minahasa Utara. Komoditas Jagung merupakan komoditas strategis dan menjadi prioritas nasional. Pertanian jagung ini juga sebagai sumber PAD dan sumber kesejahteraan masyarakat”, ujar Hukum Tua Desa Werot, Belly D. Rampengan, SE.

Baca juga:  Kejari Minut Seriusi Laporan Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Bulutui

Lanjut dikatakannya, “Tujuan Ketahanan Pangan di Desa Werot adalah untuk meningkatkan ketersediaan pangan dari hasil produksi masyarakat Desa serta untuk meningkatkan keterjangkauan pangan bagi warga masyarakat Desa dan meningkatkan konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang, aman, higienis, bermutu, berbasis pada potensi sumber daya lokal.

Ini sesuai tujuan Pembangunan Desa Werot yang adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Werot dan kualitas hidup masyarakat, serta penanggulangan kemiskinan melalui pemenuhan kebutuhan dasar, pembangunan sarana dan prasarana Desa, pengembangan potensi ekonomi lokal, serta pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan secara berkelanjutan”, ujar Belly D. Rampengan, SE.

“Untuk program ketahanan pangan ini menggunakan Dana Desa dalam mewujudkan ketahanan pangan secara mandiri, kolaboratif, dan berkelanjutan sesuai dengan amanat SDGs Desa, dengan harapan mampu menyiapkan sedini mungkin Desa Werot menghadapi krisis pangan, mewujudkan kecukupan pangan bagi seluruh warga Desa, pencapaian kemandirian pangan Desa, dan memastikan Desa Werot terlepas dari kerawanan pangan serta penggunaan Dana Desa untuk ketahanan pangan dan hewani di Desa Werot.

Baca juga:  DPPKB Minut Sambut Tim Penilai Lomba Kampung KB BKKBN Sulut

Terbukti, Desa Werot Zero Stunting dan hanya 1 KPM yang masih mendapat BLT dari sebelumnya 32 KPM”, tandasnya.

“Ini semua sesuai dengan program, visi dan misi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut) di bawah kepemimpinan Bupati Joune J.E. Ganda, S.E., MAP., M.M., M.Si. dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung, S.H., M.H., dalam Program Ketahanan Pangan dan Pencegahan dan Penanganan Stunting, untuk mewujudkan Minut Hebat”, tukas Hukum Tua Desa Werot, Belly D. Rampengan, SE.

(enol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *