Search
Minggu 18 April 2021
  • :
  • :

Meski Ditengah Covid-19, Kinerja BSG Masih Bertumbuh Dengan Baik

Manado – Ditengah pandemi covid-19, kinerja Bank Sulutgo (BSG) dari segi total aset, dana pihak ketiga (DPK), penyaluran kredit, hingga total nasabah dapat bertumbuh dengan baik dari tahun sebelumnya.

“Pencapaian ini akan menjadi faktor fundamental bagi BSG untuk tetap optimis dan mampu tumbuh bahkan di masa sulit sekalipun,” kata Direktur Utama Jeffry Dendeng, Kamis (04/02/2021)

Secara total aset Jeffr menjelaskan, pada 2019 BSG masih 15,1 triliun dan 2020 menjadi 16,4 triliun jadi ada kenaikan kenaikan 8,63%.

Sementara untuk dana pihak ketiga pada 2019 tercatat 11,9 triliun dan 2020 menjadi 13,7 triliun, maka ada pertumbuhan 14,10%. Lebih lanjut, dilihat dari realisasi kredit pada tahun 2019 12,1 triliun dan pada 2020 tumbuh menjadi 12,4 triliun pertumbuha mencapai 2,52 persen.

“Sirkulasi pandemi covid cukup berdampak pada perekonomian, sehingga pertumbuhan kredit tidak maksimal namun demikian tetap bertumbuh,” jelasnya

Jeffry menambahkan, dari segi total nasabah, tercatat untuk nasabah DPK sebanyak 476,313 di 2019, menjadi 500.908 di 2020. Sedangkan nasabah kredit yang tadinya di 2019 berjumlah 79.962, di 2020 sudah ada sebanyak 83.900.

“Sementara untuk target yang dibebankan oleh Otoritas Jasa Keuangan, atau target rencana bisnis bank (RBB) hampir semuanya bisa kita capai, bahkan ada yang terlampaui. Namun ada yang belum terpenuhi yaitu target kredit sebesar 95,57 persen,” tambah Jeffry

Adapun Direktur Operasional, Welan Palilingan menjelaskan, untuk total transaksi BSG di tahun 2019 sebesar Rp 11.952.180. Pada bulan Desember 2020 sebesar Rp 13.953.119, sehingga mengalami peningkatan sebesar 16 persen.

“Untuk transaksi digital di 2019 sebesar 84,8 persen, di Desember 2020 menjadi 91,6 persen. Kedepan kami akan terus melakukan digitalisasi, seperti contoh pembukaan rekening online,” jelas Welan.

Sementara dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Dijelaskan Dirpem Mahmud Turuis, pada tahun 2020, BSG berhasil menyalurkan 60 miliar terbagi dalam Kredit Mikro 1 miliar, Kredit Super Mikro 25 miliar dan kredit kecil 34 miliar.

“Yang salurkan sudah 99,5 persen. Dan tahun ini, BSG sesuai dengan penetapan kementrian mendapatkan KUR sebesar 75 m. Yang penyalurannya tetap ke sektor pertanian dan perikanan, konstruksi dan perdagangan,” pungkasnya. (Afr)